Wisatadiindonesia.com – Surabaya selalu memiliki cara tersendiri untuk memikat wisatawan. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, ibu kota Jawa Timur ini tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan perdagangan, tetapi juga menyimpan beragam destinasi wisata yang memadukan sejarah, budaya, hingga religi dalam satu perjalanan.
Dari kawasan bernuansa Timur Tengah hingga museum bersejarah yang merekam perjuangan bangsa, Surabaya menawarkan pengalaman liburan yang kaya akan cerita dan edukasi. Berikut lima destinasi populer yang layak masuk dalam daftar kunjungan saat berada di Kota Pahlawan.
Menikmati Nuansa Timur Tengah di Kampung Arab Ampel
Keberagaman budaya yang menjadi ciri khas Indonesia dapat ditemukan dengan mudah di Kampung Arab Ampel. Kawasan yang berada di Jalan Ampel Kejeron I Nomor 4, Kecamatan Semampir ini dikenal sebagai pusat permukiman masyarakat keturunan Arab yang telah lama menetap di Surabaya.
Selain menjadi tujuan wisata religi, kawasan ini juga menawarkan suasana khas Timur Tengah yang terasa begitu kuat. Deretan toko menjual berbagai kebutuhan muslim, mulai dari pakaian, minyak wangi, hingga perlengkapan ibadah. Wisatawan pun dapat menikmati kawasan ini tanpa biaya masuk.
Keindahan Kelenteng Sanggar Agung di Tepi Laut
Bagi pencinta wisata budaya, Kelenteng Sanggar Agung menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Berlokasi di kawasan Pantai Ria Kenjeran, tepatnya di Jalan Sukolilo Nomor 100, kelenteng ini terkenal dengan arsitektur megah dan pemandangan laut yang menawan.
Ikon utama tempat ini adalah patung Dewi Kwan Im yang berdiri anggun menghadap laut, lengkap dengan patung Sha Nan, Tong Nu, serta ornamen naga yang menghiasi area sekitar. Saat perayaan Imlek, suasana di kawasan ini semakin semarak karena dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Tiket masuknya pun relatif terjangkau, yakni sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.
Menelusuri Sejarah Kretek di Museum House of Sampoerna
Surabaya juga memiliki sejumlah museum menarik, salah satunya Museum House of Sampoerna. Bangunan bergaya kolonial yang terletak di Taman Sampoerna Nomor 6 ini dahulu merupakan lokasi pertama produksi rokok Sampoerna.
Di dalam museum, pengunjung dapat mempelajari sejarah industri kretek di Indonesia, melihat koleksi pemantik api kuno, mengenal berbagai jenis cengkih, hingga menyaksikan langsung proses produksi rokok. Menariknya, museum ini tidak memungut biaya masuk dan menyediakan fasilitas tur kota gratis menggunakan bus, kafe, serta toko suvenir.
Mengenang Semangat Perjuangan di Tugu Pahlawan
Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya memiliki monumen ikonik yang menjadi simbol perjuangan rakyat Indonesia, yakni Tugu Pahlawan. Monumen yang berdiri kokoh di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bubutan ini menjadi salah satu landmark paling terkenal di kota tersebut.
Dikelilingi taman hijau dan pepohonan rindang, kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga. Pengunjung dapat memasuki area monumen secara gratis.
Menyelami Kisah Heroik di Museum 10 November
Masih berada di kompleks Tugu Pahlawan, Museum 10 November menyimpan berbagai rekam jejak perjuangan arek-arek Suroboyo dalam pertempuran bersejarah pada 10 November 1945.
Museum ini menghadirkan beragam koleksi bernilai sejarah, mulai dari foto dan lukisan suasana perang, benda-benda milik Bung Tomo, hingga berbagai senjata yang digunakan para pejuang saat mempertahankan kemerdekaan.
Dengan tiket masuk hanya Rp5 ribu, wisatawan dapat memperoleh pengalaman edukatif sekaligus memahami lebih dekat semangat perjuangan yang menjadikan Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan.
Wisata Lengkap dalam Satu Kota
Surabaya membuktikan bahwa sebuah kota modern tetap mampu menjaga warisan sejarah dan budayanya. Mulai dari wisata religi di Kampung Arab Ampel, keindahan budaya di Kelenteng Sanggar Agung, hingga jejak perjuangan bangsa di Tugu Pahlawan dan Museum 10 November, semuanya menghadirkan pengalaman berbeda yang sulit dilupakan.











Komentar