Bali Punya Desa Wisata Les yang Raih Gelar Terbaik Indonesia

IKON WISATA

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. wartaekonomi.co.id

dok. wartaekonomi.co.id

Wisata Indonesia | Bali selalu menjadi destinasi favorit wisatawan saat musim liburan tiba. Keindahan alam, budaya yang kuat, serta keramahan masyarakatnya membuat Pulau Dewata tidak pernah kehilangan pesona. Tak heran jika setiap momentum libur panjang, termasuk libur kenaikan kelas, Bali menjadi salah satu tujuan utama bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama sambil menikmati suasana yang menyenangkan.

Selama ini, banyak wisatawan mengenal Bali melalui kawasan-kawasan populer seperti Kuta, Seminyak, Ubud, atau Nusa Dua. Namun di balik gemerlap destinasi terkenal tersebut, terdapat sejumlah desa wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dan lebih autentik. Salah satunya adalah Desa Wisata Les yang berada di Kabupaten Buleleng, Bali Utara.

Desa Wisata Les hadir sebagai alternatif destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Pulau Dewata. Berbeda dengan kawasan wisata yang ramai dan padat pengunjung, desa ini menawarkan suasana yang tenang, alami, dan sarat dengan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan. Keindahan alam yang masih terjaga berpadu dengan kehidupan masyarakat lokal yang sederhana menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi siapa saja yang datang berkunjung.

Terletak di wilayah pesisir Kabupaten Buleleng, Desa Wisata Les dikenal sebagai desa yang berhasil mengembangkan sektor pariwisata berbasis lingkungan. Masyarakat setempat tidak hanya memanfaatkan potensi alam sebagai daya tarik wisata, tetapi juga menjaga kelestariannya agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Keunikan inilah yang membuat Desa Wisata Les semakin diminati wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Banyak pengunjung yang datang untuk merasakan suasana Bali yang lebih tenang dan jauh dari hiruk-pikuk pusat wisata.

Salah satu daya tarik utama yang dimiliki desa ini adalah Air Terjun Yeh Mampeh. Destinasi alam tersebut dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi di Bali. Pemandangan air yang mengalir deras dari ketinggian menciptakan panorama yang memukau dan menjadi magnet bagi para pecinta alam.

Perjalanan menuju air terjun juga memberikan pengalaman tersendiri. Pengunjung akan melewati jalur yang dikelilingi pepohonan hijau serta udara yang sejuk. Suara gemericik air dan kicauan burung semakin menambah kesan alami yang sulit ditemukan di kawasan wisata perkotaan.

Selain menikmati keindahan Air Terjun Yeh Mampeh, wisatawan juga dapat mencoba aktivitas trekking di Bukit Yangudi. Jalur trekking yang tersedia memungkinkan pengunjung menjelajahi bentang alam desa sambil menikmati panorama perbukitan dan hamparan laut yang membentang di kejauhan.

Aktivitas trekking ini tidak hanya menjadi sarana olahraga ringan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam yang dimiliki Desa Wisata Les. Di sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menyaksikan berbagai jenis tanaman, kebun milik warga, hingga aktivitas keseharian masyarakat yang masih mempertahankan tradisi lokal.

Bagi pencinta wisata bahari, Desa Wisata Les menawarkan pengalaman snorkeling yang berbeda. Wisatawan dapat menikmati keindahan bawah laut bersama kelompok pemerhati terumbu karang yang aktif menjaga kelestarian ekosistem laut di kawasan tersebut.

Kegiatan snorkeling tidak sekadar menjadi aktivitas rekreasi, tetapi juga sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan laut. Para pengunjung diajak memahami bagaimana terumbu karang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung kehidupan berbagai biota laut.

Komitmen masyarakat Desa Wisata Les terhadap pelestarian lingkungan terlihat jelas dari berbagai program yang dijalankan. Kesadaran untuk menjaga alam telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal ini menjadikan desa tersebut sebagai contoh sukses pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan lingkungan.

Tidak hanya terkenal karena keindahan alamnya, Desa Wisata Les juga memiliki produk unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat, yaitu garam palungan. Produk garam tradisional ini dibuat menggunakan metode turun-temurun yang masih dipertahankan hingga sekarang.

Proses pembuatannya dilakukan secara alami tanpa tambahan bahan kimia, sehingga menghasilkan garam berkualitas tinggi yang memiliki cita rasa khas. Keberadaan garam palungan menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih terus dijaga dan dikembangkan sebagai bagian dari identitas desa.

Menariknya, masyarakat Desa Wisata Les tidak berhenti pada metode produksi tradisional saja. Mereka juga melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan nilai tambah produk. Salah satu terobosan yang berhasil menarik perhatian pasar adalah pengembangan garam dengan berbagai varian rasa.

Beberapa pilihan rasa yang tersedia antara lain rosemary dan pedas, yang memberikan pengalaman baru bagi konsumen. Inovasi tersebut mendapat dukungan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berperan dalam membantu pemasaran serta pengembangan produk.

Berkat dukungan tersebut, garam produksi Desa Wisata Les kini tidak hanya dipasarkan di Bali, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah lain di Indonesia bahkan pasar internasional. Keberhasilan ini menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat berkembang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara profesional.

Pengembangan wisata dan ekonomi kreatif yang dilakukan secara berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Desa Wisata Les berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik di Indonesia 2024 dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Prestasi tersebut tidak diraih dalam waktu singkat. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, kelompok sadar wisata, serta berbagai pihak pendukung lainnya untuk membangun ekosistem wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Desa Wisata Les dalam mengelola potensi alam, budaya, dan ekonomi masyarakat secara seimbang. Lebih dari sekadar destinasi wisata, desa ini telah membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan Desa Wisata Les juga menjadi inspirasi bagi desa-desa wisata lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan menjaga kelestarian lingkungan, sebuah desa mampu menciptakan daya tarik wisata yang unik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakatnya.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Bali yang berbeda, jauh dari keramaian dan lebih dekat dengan alam, Desa Wisata Les merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan. Keindahan alam, kekayaan budaya, aktivitas wisata yang beragam, serta komitmen terhadap keberlanjutan menjadikan desa ini sebagai salah satu permata tersembunyi yang layak masuk dalam daftar destinasi liburan berikutnya.[]

Sumber Berita: wartaekonomi.co.id

Follow WhatsApp Channel wisatadiindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WIB

Bali Punya Desa Wisata Les yang Raih Gelar Terbaik Indonesia

Berita Terbaru

dok.bandung.bisnis.com

Wisata Jabar

Libur Iduladha, Wisatawan Jawa Barat Tembus 116 Ribu Orang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:54 WIB

dok. wartaekonomi.co.id

Wisata Bali

Bali Punya Desa Wisata Les yang Raih Gelar Terbaik Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WIB

Wisata Religi

Masjid Kauman Semarang, Saksi Sejarah Umumkan Kemerdekaan RI

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:09 WIB

dok.tugujatim.id

Wisata Jatim

Air Terjun Grenjengan Pacet Tawarkan Ketenangan di Hutan Pinus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:08 WIB