Yuk! Kunjungi Desa Penglipuran di Bali yang Penuh Pesona

0
15
Penglipuran Bamboo Forest
Penglipuran Bamboo Forest

Yuk! Kunjungi Desa Penglipuran di Bali yang Penuh Pesona

Kebanyakan objek wisata, terutama yang berlokasi di Bali merupakan sebuah Pura, Pantai atau Taman Bermain. Namun, ternyata selain itu juga terdapat desa yang mampu dijadikan sebagai objek wisata, yaitu Desa Penglipuran. Desa ini begitu banyak mencuri perhatian dari wisatawan di banyak sekali lokasi dan kalangan.

Pasalnya, Desa Penglipuran ini yang juga dikenal sebagai Tradisional Balinese Village menampilkan eksotisme dari kebudayaan Bali lengkap mirip bangunan, kerajinan hingga kuliner khas Bali. Singkatnya, Desa ini merupakan desa yang segalanya mengandung unsure kebudayaan khas Bali.

Desa ini juga mempunyai penduduk yang sebagian besar berasal dari Desa Buyung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Tak hanya itu, alasannya ialah kental akan budaya Bali, Desa Penglipuran ini sering dijadikan lokasi untuk melaksanakan syuting FTV loh.

Mungkin kau yang sering menonton beberapa FTV berlatar belakang Bali, maka mereka memakai Desa Penglipuran sekaligus mengenalkan kebudayaan Bali. Yuk intip hal menarik yang terdapat di Desa Penglipuran yang menjadi favorit masyarakat lokal.

Asal Usul Nama Desa Penglipuran

Ini ialah hal menarik untuk mengupas wacana Desa Penglipuran. Apa ya yang menarik wisatawan lokal untuk melaksanakan banyak sekali aktivitas di Desa Penglipuran ini?. Sebelum itu, kau harus tau dulu wacana Desa Penglipuran. Penglipuran ini berasal dari kata ‘Pangeling’ dan ‘Pura’ yang mana artinya ialah tempat untuk pengingat pura di buyung gede dan leluhurnya.

Selain itu juga berasal dari kata ‘pelipur’ dan ‘lara’ yang artinya desa ini dijadikan sebagai tempat untuk menghibur diri di kala sedih. Sudah tertarik dengan namanya?

Penglipuran ini juga berasal dari kata ‘pangleng’ dan ‘pura’ yang artinya tempat yang dikellilingi oleh pura di empat penjuru mata angin.

Rute dan Lokasi Desa Penglipuran
Untuk informasi, Desa Penglipuran ini berada di Jalan Rambutan, Gang III A1, no. 6, Bangli, Kawan, Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Lokasi ini berjarak sekitar 56 kilometer dari Bandara Ngurah Rai atau sekitar 1 jam 40 menit berkendara. Jika kau berangkat dari daerah BTCD Nusa Dua, akan menempuh jarak sekitar 61 kilometer atau 1 jam 42 menit berkendara.

Tahukah kau bahwa ternyata Desa Penglipuran ini berada diatas ketinggian sekitar 600-700 meter diatas permukaan laut. Namun, dengan posisi nya – kau mampu melihat eksklusif keindahan maritim dan mencicipi udara sejuk dari ketinggian. Berdasarkan sisi geografis, lokasi desa ini cukup strategis alasannya ialah berada di jalur wisata Kintamani, 5 kilometer dari Bangli dan 45 kilometer dari kota Denpasar. Desa ini juga dikelilingin hutan bamboo dengan luas sekitar 37 hektar, ladang dengan luas 49 hektar dan rumah penduduk. Lokasi ini cukup strategis untuk berjalan-jalan bahkan disekitar Desa Penglipuran.

Nah, untuk sehabis mengtahui lokasi tepatnya Desa Penglipuran, kau juga mampu mengetahui rute terbaik dan tercepat untuk mampu hingga ke Desa Penglipuran ini. Kamu mampu menemukan nya dengan memakai peta atau waze. Selain itu kau mampu memakai jasa sopir atau rental kendaraan beroda empat tanpa sopir yang mampu membawamu ke Desa Penglipuran ini. Jangan lupa bertanya pada masyarakat sekitar supaya kau tidak tersesat.

Harga Tiket dan Jam Buka Desa Penglipuran
Jangan salah, desa ini juga masang harga tiket masuk. Kaprikornus sebelum berkunjung siapkan budget yang cukup ya. Namun, tidak perlu khawatir, alasannya ialah biaya nya cukup terjangkau. Cukup dengan membayar Rp. 15.000 per orang untuk kategori Dewasa bagi wisatawan lokal. Untuk wisatawan lokal berkategori belum dewasa akan dikenakan biaya Rp. 10.000 per orang.

Tak hanya itu, Wisatawan gila juga dikenakan biaya yang berbeda. Pada kategori sampaumur akan dikenakan biaya sebesra Rp. 30.000 per orang dan belum dewasa sebesar Rp. 25.000 per orang.

Bagaimana, cukup terjangkau, kan? Dengan harga tiket segitu, kau mampu menikmati keindahan di Desa Penglipuran sepuasnya. Dan yang paling penting ialah objek wisata Desa Penglipuran ini buka setiap hari pukul 08.00-17.00 Wita.

BACA JUGA:  Wisata Indonesia – Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur

Fasilitas
Jika kau berangkat memakai kendaraan pribadi, yang pertama faslitas yang mampu kau gunakan ialah tempat parkir. Kamu akan dikenakan sebesar Rp. 5.000 untuk kendaraan beroda empat dan Rp. 2.000 untuk motor, namun harga ini mampu berubah kapan saja.

Selain itu kau mampu memakai paket wisata adventure di Desa Penglipuran Bangli, Bali. Beberapa paket wisata tersebut akan menguntungkan kau dan menciptakan kau lebih menikmati kunjungan ke Desa Penglipuran.

Paket Wisata Adventure Bali Cycling Desa Penglipuran – Paket ini akan membawamu berkeliling dengan memakai sepeda menikmati keindahan alam dan bermacam-macam kebudayaan Bali. Cukup dengan membayar Rp. 490.000 per 2 orang.
Paket Wisata Adventure Bali Camping Desa Penglipuran – bila kau menentukan paket ini, maka kau akan menikmati keindahan alam di malam hari di ruangan terbuka. Cukup dengan harga Rp. 420.000 untuk 2 orang.

Selain paket wisata, kau juga mampu memakai fasilitas yang terdapat di bersahabat Desa Penglipuran.

Yuk, lihat beberapa fasilitas menarik yang mampu kau gunakan untuk beristirahat.

Guest House Desa Penglipuran – Uniknya penginapan ini sangat tradisional yang terbuat dari anyaman bambu dengan bab dalamnya di design modern minimalis. Harga sewa tempat ini ialah sebesar Rp. 500.000 per malam.
Homestay di Desa Penglipuran – homestay ini bernuansa khas Bali, yang berlokasi di tengah pemukiman penduduk dengan fasilitas yang umum. Harga sewanya sebesar Rp. 375.000 per malam. Cukup terjangkau kan? Kaprikornus kau mampu berkeliling sambil bercengkerama dengan penduduk lokal.

Daya Tarik dan Keunikan
Jangan khawatir, alasannya ialah desa ini penuh dengan daya tarik khas desa Penglipuran dan keunikan yang akan membuatmu semakin betah. Salah satu yang menjadi daya tarik ialah desa ini merupakan desa unik yang ada di Bali.

Mengapa begitu? Karena desa ini tidak pernah tersentuh oleh dunia luar. Dengan kata lain kebudayaan yang dimilikinya sangat kental. Mulai dari bentuk bangunannya, hingga interiornya. Selain itu, kau mampu melihat banyak sekali macam hal menarik, mirip dibawah ini.

1. Kearifan Budaya Lokal
Desa ini terbagi atas 3 kawasan, yaitu zona pemukiman warga, area hutan bambu dan wilayah pemakaman. Desa ini dihuni sekitar 226 ribu jiwa. Dengan luas sekitar 110 hektar termausk 40 hektar area hutan bambu.

Dan uniknya, kepala keluarga di desa ini dihentikan mempunyai istri lebih dari 1, bila melanggar maka kau akan menerima eksekusi mirip dikucilkan oleh warga setempat. Dan aka nada eksekusi bagi orang yang mencoba untuk mencuri.

2. Keindahan Alam Pulau Dewata
Desa ini dikenal alasannya ialah berada sekitar 700 meter diatas permukaan laut. Dengan begini, kau akan menikmati udara segar, keindahan maritim dan keindahan alam yang mampu kau rasakan di area hutan bambu. Kamu tentunya akan merasa betah.

3. Wisata Kuliner
Ini nih, yang paling tidak pernah lepas di banyak sekali objek wisata. Ada banyak sekali macam rekomendasi yang mampu kau jadikan sebagai referensi. Juga terdapat banyak sekali macam kuliner khas setempat yang dijual.

Loloh cemcem – jamu dengan 6 rasa yaitu manis, asam, pedas hingga pahit. Harganya mulai dari Rp. 5.000 per botol.
Donat Ketela – donat yang terbuat dari singkong. Dijual dengan harga Rp. 5.000 per kotak yang isinya 3pcs.
Tipat Catok – ketoprak yang dimodifikasi dengan memakai kacang mentik khas bali. Harganya Rp. 5.000 per porsi.
Sueg – kuliner khas favorite penduduk lokal. Kuliner ini terbuat dari umbi yang harus mati terlebih dulu di pohonnya.

Bagaimana? Menarik bukan? Itulah beberapa hal menarik yang mampu kau ketahui mengenai Desa Penglipuran. Selebihnya mampu kau rasakan langsung, ya.

Jangan lupa kamera favoritmu. Dan juga kunjungi website resminya untuk mengetahui gosip lebih detail. Selamat Liburan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here