Wisata Jogja – Candi Prambanan

0
22
Wisata Di Candi Prambanan
Wisata Di Candi Prambanan

Wisata Jogja – Candi Prambanan

Candi Prambanan ialah salah satu kompleks candi yang populer di Indonesia dan ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991 selain Candi Borobudur. Tidak sama dengan Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha, Candi Prambanan ialah sebuah kompleks candi Hindu.

Meskipun demikian, Lokasi keduanya yang berada di Jawa Tengah juga menandakan bahwa dahulu umat Buddha dan Hindu hidup berdampingan dengan rukun. Kedua candi besar ini juga menjadi bukti kemajuan peradaban insan pada dikala itu alasannya bisa membangun candi-candi dengan seni arsitektur yang luar biasa tanpa pinjaman teknologi canggih.

Kompleks Candi Prambanan juga disebut mempunyai seribu buah candi alasannya adanya dongeng rakyat Roro Jonggrang, namun bahwasanya hanya ada sekitar 240 candi di kompleks kawasan wisata ini. Tempat wisata ini menghadap timur, tetapi terdapat empat pintu masuk di masing-masing mata angin. Gerbang utama candi ini ialah yang berada di sebelah timur.

Candi ini merupakan persembahan bagi Dewa Siwa yang dalam anutan Hindu dikenal sebagai Dewa Penghancur. Menurut prasasti Siwaghra yang dikala ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, nama orisinil kompleks candi ini ialah Siwaghra yang berasal dari bahasa Sansekerta, yang mempunyai arti Rumah Siwa.

Karena statusnya sebagai candi persembahan untuk Dewa Siwa, maka candi induk di kompleks ini ialah candi Dewa Siwa yang mempunyai tinggi 47 meter. Candi induk ini diapit dua candi yaitu candi Dewa Wishnu dan candi Dewa Brahma yang masing-masing setinggi 33 meter. Candi ketiga tuhan ini disebut dengan Candi Trimurti. Di dalam Candi Trimurti terdapat arca masing-masing dewa. Di depan ketiga candi tuhan terdapat tiga Candi Wahana yang mewakili kendaraan masing-masing dewa. Wahana Nandi untuk Dewa Siwa, Angsa untuk Dewa Wishnu dan Garuda untuk Dewa Brahma.

Selain candi-candi tersebut, masih ada banyak sekali candi lain di kompleks ini, yaitu Candi Kelir, Candi Apit, Candi Patok, dan Candi Perwara. Semua candi ini mengelilingi Candi Trimurti. Untuk Candi Perwara, peletakan candi dibagi menjadi empat lapisan atau zona yang disebut sebagai citra empat kasta insan dalam anutan Hindu. Lapisan terluar diperuntukkan untuk sembahyang kasta sudra, lapisan yang lebih dalam untuk waisya dan dua lapisan berikutnya masing-masing untuk ksatrya dan brahmana.

Selain banyak sekali tipe candi tersebut, di kawasan wisata ini juga terdapat relief yang menceritakan perihal dua kisah fenomenal dalam Hindu yaitu Ramayana dan Krishnayana. Relief ini berada di dinding bab dalam dari pagar yang mengelilingi Candi Trimurti. Relief Ramayana menceritakan perihal usaha Rama yang dibantu oleh Hanoman untuk merebut Shinta, istrinya yang diculik oleh Rahwana. Untuk Krishnayana, relief ini menceritakan perihal perjalanan hidup Krishna sebagai awatara atau reinkarnasi dari Dewa Wishnu.

Di kompleks Candi Prambanan terdapat sebuah museum berbentuk rumah joglo. Museum ini berisi koleksi benda-benda yang berhasil ditemukan di sekitar candi dahulu mirip arca dan bebatuan purbakala.

Sejarah Candi Prambanan

Awal berdirinya kompleks Candi Prambanan mempunyai dua kisah yaitu dongeng rakyat mengenai Roro Jonggrang dan sejarah dibangunnya candi ini pada masa kerajaan Hindu di Jawa yang diperoleh dari hasil penelitian para ahli.

Candi Prambanan dikenal juga sebagai Candi Roro Jonggrang. Cerita rakyat ini bermula dari Roro Jonggrang, putri kerajaan yang kecantikannya tak diragukan lagi. Banyak perjaka yang tiba dengan maksud melamar sang putri, termasuk Bandung Bondowoso. Meskipun Bandung Bondowoso populer sakti dan kuat, namun Roro Jonggrang tidak menyukainya. Setelah berpikir lama, balasannya Roro Jonggrang menyampaikan bersedia menjadi istrinya, namun Bandung Bondowoso harus bisa membangun 1.000 candi dalam waktu semalam. Karena sangat yakin dengan kekuatan yang dimilikinya, perjaka itu menyanggupinya.

Dengan pinjaman jin Bandung Bondowoso telah berhasil membangun 999 candi. Roro Jonggrang merasa takut, sehingga muncul inspirasi untuk menumbuk padi yang akan menciptakan ayam berkokok. Ketika mendengar ayam telah berkokok sementara jumlah candi yang dibangun belum mencapai target, Bandung Bondowoso menjadi galau dan murka dikala tahu itu semua hanya tipuan Roro Jonggrang yang bertujuan untuk menggagalkan usahanya. Akhirnya, Bandung Bondowoso pun mengutuk sang putri menjadi sebuah candi untuk melengkapi jumlah candi yang dimintanya. Candi Dewa Siwa yang merupakan candi induk itulah yang dipercaya sebagai perwujudan Roro Jonggrang sesudah dikutuk.

BACA JUGA:  8 Tempat Wisata di Kediri yang Wajib Dikunjungi

Diluar dongeng rakyat yang beredar, Candi Prambanan diperkirakan dibangun pada masa ke-9 atau pada masa Dinasti Sanjaya. Para peneliti mengatakan, tak usang sesudah dibangun, Candi Prambanan tidak terurus dengan baik sehingga banyak kerusakan yang terjadi di bangunan ini.

Candi Prambanan ditemukan kembali pada tahun 1733 oleh CA Lons, seorang warga Belanda. Penemuan ini lebih awal kalau dibandingkan dengan inovasi Candi Borobudur oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Setelah ditemukan, kompleks Candi Prambanan mulai diperbaiki dan dilakukan banyak sekali upaya rekonstruksi. Saat ini, Candi Prambanan menjadi kompleks candi Hindu termegah di Indonesia

Apa yang bisa dilakukan di Candi Prambanan?
Di kompleks candi Hindu terbesar di Asia Tenggara ini, Anda sanggup melaksanakan banyak sekali hal menyenangkan:

Mengenal seni sastra dan dongeng Hindu

Sama mirip Candi Borobudur, di kawasan wisata ini juga terdapat relief bercerita. Cara membaca relief ini pun sama, Anda harus masuk dari pintu sebelah timur kemudian berjalan mengitari Candi Trimurti searah putaran jarum jam. Relief di bab dalam pagar ini mempunyai dua kisah yaitu mengenai Ramayana dan Krishnayana.

Tak perlu galau kalau kesulitan membaca relief tersebut. Anda bisa memakai jasa pemandu di kompleks Candi Prambanan. Anda juga sanggup pergi ke museum yang berada di bab utara kompleks candi untuk menerima isu seputar kawasan wisata ini. Menariknya, untuk masuk ke museum ini Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lagi alasannya sudah termasuk dalam harga tiket masuk kompleks kawasan wisata.

Hunting foto

Tempat wisata ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk para pecinta fotografi. Anda bisa mengambil foto dari banyak sekali sudut dan Candi Prambanan akan selalu tampak bagus kokoh berdiri. Pada malam hari, kawasan wisata ini semakin bagus dengan lampu-lampu yang menyala dan mengarah ke Candi Trimurti. Candi ketiga tuhan tersebut tampak berdiri megah dengan cahaya keemasan.

Berkeliling kompleks candi

Anda bisa berkeliling kawasan wisata seluas 39,8 hektar ini dengan berjalan kaki. Pelataran kompleks ini ditanami banyak tanaman sehingga tampak mirip taman yang luas. Berjalan sambil mengamati gesekan pada setiap candi tentu akan menciptakan Anda lebih kagum pada hasil karya besar ini. Ukiran di candi-candi ini tampak tidak mungkin dikerjakan oleh insan pada dikala teknologi belum berkembang di zaman dahulu.

Berburu suvenir

Di kompleks kawasan wisata ini telah dibangun banyak kios yang menjual suvenir khas Candi Prambanan mirip kaos, gantungan kunci, kalung, gelang hingga miniatur candi. Tak hanya suvenir Candi Prambanan, di sini Anda juga bisa menemukan miniatur dan kaos Candi Borobudur.

Apalagi yang menarik di Candi Prambanan?

Jika ingin menikmati Candi Prambanan dengan cara yang berbeda, datanglah pada malam purnama setiap bulannya pada pukul 20.00 – 22.00. Pada dikala itu, digelar pertunjukan sendratari Ramayana di panggung terbuka trimurti dengan latar ketiga candi tuhan yang disoroti lampu. Pertunjukan di panggung terbuka ini hanya dilakukan pada dikala ekspresi dominan kemarau, sedangkan pada ekspresi dominan hujan, lokasi pertunjukan dipindahkan ke panggung tertutup.

Jam buka Candi Prambanan
Setiap hari: 06:00 – 17:00

(Pada dikala digelar pertujunkan sendratari Ramayana, Anda masih bisa masuk ke Candi Prambanan pada malam hari sesudah membeli tiket)

Harga tiket masuk Candi Prambanan
Dewasa: 30.000 Rupiah untuk WNI dan 18 USD untuk WNA

Anak-anak: 12.500 Rupiah untuk WNI dan 9 USD untuk WNA

Alamat dan transportasi

Candi Prambanan terletak di dua kabupaten dan dua provinsi sekaligus yaitu Sleman, Yogyakarta, dan Klaten, Jawa Tengah.

Jika ingin memakai kendaraan umum, Anda bisa naik bus Trans Jogja 1A dari Jalan Malioboro, Yogyakarta. Waktu tempuh untuk menuju ke Candi Prambanan ialah sekitar satu jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here