Wisata Indonesia – Raja Ampat Papua Barat

0
17
Info Lokasi Wisata Raja Ampat Yang Eksotis
Info Lokasi Wisata Raja Ampat Yang Eksotis

Wisata Indonesia – Raja Ampat Papua Barat

Raja Ampat yakni sebuah kabupaten dengan luas wilayah lebih dari 4,5 juta hektar, dan berlokasi di sebelah barat kepala burung Papua Barat. 85% wilayah kabupaten ini merupakan lautan, sisanya merupakan pulau-pulau yang berjumlah lebih dari 600 pulau. Dari 600 pulau tersebut, terdapat 4 pulau besar, yaitu Pulau Misool, Pulau Waigeo, Pulau Batanta,dan Pulau Salawati. Selain 4 pulau tersebut, hanya 35 pulau di Kepulauan Raja Ampat yang berpenghuni, sisanya tidak ditinggali manusia. Baru sekitar 400 pulau di Kepualauan Raja Ampat sudah dieksplorasi, sisanya masih belum dijamah insan sama sekali.

Penduduk Kepulauan Raja Ampat sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Mereka tinggal di kampung kecil yang terpisah dengan kampung lain alasannya yakni berbeda pulau. Masyarakat kepulauan ini yakni orang yang ramah dan baik hati. Mereka mau mendapatkan tamu dari luar dengan hati yang gembira. Penduduk Kepulauan Raja Ampat sebagian memeluk agama Kristen, dan sebagian memeluk agama Islam, namun mereka tetap rukun walau berbeda keyakinan. Saran saya, bawalah permen dan pinang untuk diberikan kepada mereka alasannya yakni mereka menganggap barang tersebut yakni barang tanda perdamaian.

Nama Raja Ampat berasal dari kisah masyarakat setempat. Menurut kisah tersebut, ada seorang perempuan yang menemukan 7 buah telur. Telur-telur tersebut lalu menetas, 4 diantaranya menetas menjadi pangeran, sementara 3 telur lainnya menetas menjadi seorang wanita, sebuah batu, dan hantu. 4 Pangeran tersebut lalu menjadi raja di pulaunya masing-masing, yaitu Pulau Misool, Pulau Waigeo, Pulau Batanta,dan Pulau Salawati sehingga balasannya disebut sebagai Raja Ampat.

Kepulauan Raja Ampat mempunyai potensi wisata alam yang sangat luar biasa. Tempat wisata di Papua Barat ini sangat populer dengan wisata bawah lautnya yang merupakan salah satu kawasan menyelam terbaik di dunia alasannya yakni kelengkapan dan keragaman tanaman dan fauna bawah lautnya. Berdasarkan hasil penelitian, Kepulauan Raja Ampat mempunyai 75% dari seluruh spesies karang di dunia. Tidak ada kawasan lain di dunia yang mempunyai jumlah spesies karang sebanyak itu dalam 1 lokasi yang terbilang kecil. Dengan banyaknya spesies karang di Kepulauan Raja Ampat, secara otomatis juga terdapat banyak spesies ikan karang. Selain itu anda juga mampu bertemu dengan ikan pari manta, ikan duyung, kuda laut, ikan barkuda, hiu karang, penyu, tuna, dan lain-lain. Sisa-sisa perang dunia kedua juga mampu anda temui di perairan Kepulauan Raja Ampat, contohnya bangkai pesawat perang di bersahabat Pulau Wai.

Umumnya, wisatawan yang tiba berkunjung ke Kepulauan Raja Ampat yakni penyelam yang kebanyakan berasal dari luar Indonesia. Selain wisata menyelam, bagi yang tidak mampu menyelam juga mampu menikmati pantai yang indah, wisata budaya, melihat peninggalan prasejarah berupa cap tangan, melihat ekspo laut (biasanya pada bulan Agustus), menikmati panorama alam, menikmati suasana pedesaan, wisata kuliner, melihat burung cenderawasih, mendaki bukit karang, dan lain-lain.

BACA JUGA:  Tempat Wisata di Bandung yang Wajib Dikunjungi

Anda akan dihadapi dengan 2 pilihan pada ketika ingin menikmati wisata alam Kepulauan Raja Ampat. Pilihan tersebut yakni pilihan untuk tinggal di sebuah resort, atau tinggal di sebuah kapal pinisi yang sudah dimodifikasi. Kalau saran saya sih lebih baik menentukan untuk memakai kapal pinisi, alasannya yakni sudah sangat biasa tinggal di resort, sedangkan tinggal selama beberapa hari di atas sebuah kapal khas Indonesia akan menjadi pengalaman yang unik. Untuk mampu menikmati wisata Raja Ampat selama 1 ahad dengan memakai kapal pinisi, anda harus membayar lebih dari 100 juta Rupiah, dan kapal tersebut mampu menampung hingga dengan 14 orang.

Apabila anda ingin berwisata ke Kepulauan Raja Ampat, tidak cukup hanya dengan modal nekat saja mirip yang sering dilakukan para backpacker. Berwisata ke kawasan wisata yang dijuluki nirwana bawah laut ini membutuhkan keinginan kuat, jiwa petualang, kegemaran akan menyelam, dan modal yang tidak mengecewakan besar. Bila anda berharap harga berwisata ke Kepulauan Raja Ampat akan turun dalam waktu dekat, sebaiknya buang jauh-jauh cita-cita anda alasannya yakni sudah ada peraturan yang membatasi jumlah resort dan kapal. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi alam Kepulauan Raja Ampat yang tiada duanya di dunia. Harga yang mahal tersebut juga berfungsi untuk menyaring pengunjung, sehingga hanya pengunjung yang berkualitas dan berpendidikan saja yang datang, dengan begitu mereka akan sadar betapa pentingnya lokasi ini sebagai salah satu sentra tanaman dan fauna yang terlengkap di dunia.

Cara Mencapai Kepulauan Raja Ampat

Sebenarnya kini ini untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat tidaklah sulit, namun akan memakan waktu yang tidak mengecewakan usang dan biaya yang tidak mengecewakan besar. Apabila anda berada di Jakarta, maka anda harus membeli tiket pesawat dari Jakarta ke Sorong. Penerbangan tersebut akan memakan waktu lebih dari 6 jam dan biasanya akan transit dahulu di Makassar atau Manado. Setelah tiba di Sorong, anda harus memakai kapal untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat, akan memakan waktu sekitar 3 jam.

Biaya sewa kapal untuk transportasi di Kepulauan Raja Ampat tidak mengecewakan mahal, saya sarankan untuk pergi secara berkelompok, idealnya 1 kelompok berisi 8 orang, sesuai dengan kapasitas kapal yang umum dipakai di Kepulauan Raja Ampat. Dengan begitu, anda mampu membagi biaya sewa kapal dengan grup anda dan melaksanakan penghematan.

Bila anda ingin lebih berhemat, anda mampu menentukan memakai kapal dari Jakarta menuju Sorong dengan harga tiket hanya sekitar 400,000 Rupiah saja. Walau murah, cara ini akan memakan waktu sangat lama, alasannya yakni anda akan berhenti di beberapa kota besar. Waktu perjalanan dengan memakai kapal dari Jakarta ke Sorong yakni sekitar 1 minggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here