Wisata Bandung – Kawah Putih Ciwidey

0
19
Kawah Putih Bandung
Kawah Putih Bandung

Wisata Bandung – Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih ialah tempat wisata di Bandung yang paling terkenal. Berlokasi di Ciwidey, Jawa Barat, kurang lebih sekitar 50 KM arah selatan kota Bandung, Kawah Putih ialah sebuah danau yang terbentuk akhir dari letusan Gunung Patuha. Sesuai dengan namanya, tanah yang ada di daerah ini berwarna putih akhir dari pencampuran unsur belerang. Selain tanahnya yang berwarna putih, air danau daerah Kawah Putih juga memiliki warna yang putih kehijauan dan mampu berubah warna sesuai dengan kadar sulfur yang terkandung, suhu, dan cuaca.

Kawah Putih Ciwidey berada di daerah pegunungan yang memiliki ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, suhu udara di daerah Kawah Putih tentu saja masbodoh dengan suhu 8 derajat Celsius hingga dengan 22 derajat Celsius, oleh alasannya ialah itu jangan lupa membawa jaket atau menggunakan pakaian yang tebal.

Selain untuk dinikmati keindahannya oleh para wisatawan, Kawah Putih Ciwidey juga sering kali menjadi tempat acara lain, contohnya pengambilan gambar film, melukis, foto pengantin, hingga dengan acara mendaki dan berkuda.

Sejarah Kawah Putih

Cerita mengenai Kawah Putih bermula pada masa ke 10 di mana terjadi sebuah letusan hebat oleh Gunung Patuha. Setelah letusan ini, banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini ialah daerah menakutkan alasannya ialah setiap burung yang terbang melewati daerah tersebut akan mati.

Seiring dengan berjalannya waktu, doktrin mengenai angkernya tempat ini mulai pudar, hingga alhasil pada tahun 1837 ada spesialis botani dengan kebangsaan Jerman tiba ke daerah ini untuk melaksanakan penelitian. Peneliti yang berjulukan Dr. Franz Wilhelm Junghuhn tersebut sangat tertarik dengan daerah pegunungan sunyi yang bahkan tidak ada burung yang terbang di atasnya sehingga ia berkeliling desa untuk mencari informasi. Pada dikala itu, seluruh gosip yang ia dapatkan ialah bahwa kasawan tersebut menakutkan dan dihuni oleh mahluk halus.

Bagi Dr. Franz Wilhelm Junghuhn, pernyataan masyarakat setempat tersebut tidaklah masuk akal. Karena tidak percaya dengan cerita-cerita tersebut, ia pergi ke dalam hutan rimba untuk mencari tahu apa yang ada di sana. Singkat cerita, alhasil Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak gunung, dan dari sana ia melihat eksistensi sebuah danau indah berwarna putih dengan busuk sulfur yang menyengat.

Sejak itu, eksistensi Kawah Putih Ciwidey menjadi populer dan mulai dari tahun 1987 pemerintah membuatkan daerah ini sebagai tempat wisata yang memberikan pengalaman unik melihat danau yang mampu berubah warna.

Cara ke Kawah Putih

Kawah Putih yang beralamat di Jalan Raya Soreang Ciwidey KM 25 berlokasi tidak jauh dari tempat wisata Situ Patenggang dan mampu dicapai dengan gampang kalau Anda membawa kendaraan eksklusif alasannya ialah terdapat banyak penunjuk jalan. Dari Jakarta, Anda hanya perlu menggunakan jalur tol Cipularang dan keluar melalui pintu tol Kopo. Dari sana Anda harus menuju ke Soreang dan berkendara ke bab selatan Ciwidey.

BACA JUGA:  Wisata Kuliner Khas Balikpapan Yang Paling Enak

Bila menggunakan kendaraan umum, Anda mampu naik angkot dari terminal Leuwi Panjang yang menuju ke terminal Ciwidey. Dari terminal Ciwidey, Anda mampu menggunakan angkot yang menuju Situ Patenggang dan turun di depan gerbang Kawah Putih.

Fasilitas di Kawah Putih

Karena telah dikembangkan sebagai daerah wisata, Kawah Putih memiliki kemudahan penunjang kenyamanan berwisata yang memadai, yaitu:

Area parkir yang luas
Mushola
Transportasi dari gerbang depan hingga dengan kawah
Pusat informasi
Restoran dan warung makanan
Toilet

Harga tiket masuk Kawah Putih Ciwidey

Harga tiket masuk Kawah Putih pada hari biasa dan hari libur serta final pekan ialah sama yaitu 15.000 Rupiah per orang, sedangkan untuk tarif kendaraan ialah sebagai berikut:

Parkir atas (mobil): 150.000 Rupiah
Parkir atas (motor): 35.000 Rupiah
Ontang-anting: 13.000 Rupiah
Parkir bawah (mobil): 6.000 Rupiah
Parkir bawah (motor): 5.000 Rupiah
Parkir bawah (bus): 25.000 Rupiah
Yang dimaksud dengan parkir atas ialah membawa kendaraan Anda hingga dengan lokasi kawah, bus tidak mampu parkir di atas. Maksud dari parkir bawah ialah memarkir kendaraan Anda di gerbang masuk kemudian Anda mampu naik ontang-anting untuk menuju kawah.

Apa itu ontang-anting? Ontang-anting berasal dari bahasa Sunda yang berarti ‘mondar mandir’ dan merupakan sebutan bagi kendaraan khas Kawah Putih Ciwidey. Kendaraan ini berupa mini bus yang telah dimodifikasi menjadi terbuka dan dilengkapi dengan pengaman. Kapasitas maksimal untuk 1 ontang-anting ialah 12 orang, namun jangan kuatir tidak kebagian tempat alasannya ialah ada banyak ontang anting beroperasi di daerah ini.

Jam buka Kawah Putih Ciwidey
Tempat wisata ini buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga dengan jam 5 sore.

Tips wisata Kawah Putih Ciwidey
Agar perjalanan wisata Anda ke Kawah Putih lebih nyaman, simak tips-tips berikut ini:

Suhu udara yang masbodoh bukan berarti Anda kondusif dari sengatan matahari, gunakan sunblock sebelum beraktifitas di Kawah Putih
Bila Anda tidak berpengaruh dengan busuk belerang, bawahlah masker
Bila tidak memiliki masker, Anda mampu membelinya di lokasi
Jangan terlalu usang berada di kawah alasannya ialah mampu menciptakan pernafasan Anda terganggu, Anda mampu naik sebentar ke atas dan kemudian kembali lagi ke kawah kalau masih ingin melihat pemandangan Kawah Putih
Bila rombongan Anda terdiri dari sedikit orang, sebaiknya memarkir kendaraan di gerbang dan kemudian lanjut menggunakan ontang-anting alasannya ialah lebih murah, selain itu dengan ontang-anting Anda mampu menikmati pemandangan hutang pegunungan dengan jelas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here