Wisata Alam dan Budaya di Pantai Ngobaran Gunung Kidul

0
14
Pantai Ngobaran 1
Pantai Ngobaran 1

Wisata Alam dan Budaya di Pantai Ngobaran Gunung Kidul

Menelusuri pantai di Gunung Kidul Yogyakarta mirip tiada ujungnya. Deretan Pantai Baron ke timur mempunyai popularitas tinggi dari kacamata para wisatawan. Sebut saja Pantai Baron itu sendiri, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti dan masih banyak lagi.

Padahal bila Anda jeli, wilayah Gunung Kidul masih membentang ke arah barat Pantai Baron. Potensi wisata pantai di tempat tersebut pun tak kalah menarik. Satu diantaranya yakni Pantai Ngobaran.

Pantai Ngobaran mungkin masih terdengar asing, lantaran belum banyak yang mengekspos keberadaannya.Tapi perlu Anda ketahui, pantai ini justru mempunyai keistimewaan yang berbeda dari pantai-pantai lain di sebelah timur. Sesuatu yang Istimewa dari Pantai Ngobaran yakni perpaduan wisata alam dan budaya. Pantai penuh sejarah ini mempunyai bangunan Pura sebagai tempat ibadah umat Hindu dan seringkali diadakan ritual di sana.

Mau tahu apa lagi yang khas dari Pantai Ngobaran? Simak terus uraiannya di bawah ini ya.

Sejarah dan Asal Usul Pantai Ngobaran
Nama Pantai Ngobaran yang unik ini tentu tak lepas dari dongeng masalalu.Kisahnya berawal dari Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Demak. Pada dikala itu, Kerajaan Majapahit berada di bawah kepemimpinan Raja Prabu Brawijaya V.

Suatu hari, Kerajaan Majapahit diserang oleh Kerajaan Demak yang dipimpin oleh Raden Patah, putra dari Raja Prabu Brawijaya V sendiri. Raja Prabu Brawijaya V tidak mau melawan anaknya sendiri, sehingga ia menetapkan untuk melarikan diri bersama anaknya yang lain, yaitu Bondan Kejawen.

Pelariannya hingga di sebuah pantai yang kini kita kenal sebagai Pantai Ngobaran. Di pantai ini, sang Raja tidak menemukan jalan keluar lain. Kemudian ia menetapkan untuk melakukan upacara moksa atau ritual pembakaran diri. Pembakaran tersebut menghasilkan kobaran api yang sangat besar, dan dari sinilah asal-usul nama Pantai Ngobaran yang diambil dari kata ‘kobaran’.

Akan tetapi, warga setempat beropini bahwa Raja Brawijaya V tidak benar-benar aben dirinya. Beberapa bukti yang ditemukan berupa tulang-tulang anjing pada puing-puing sisa pembakaran. Tujuan dilakukannya ritual moksa ini untuk memperdayai Raden Patah, lantaran sang Raja tidak mau menganut agama Islam.

Dalam dongeng lain juga disebutkan bahwa sang Raja tidak melarikan diri bersama Bondan Kejawen, namun dengan salah seorang istrinya.

Saat menginjakkan kaki di Pantai Ngobaran, Anda akan merasakan nuansa yang ‘berbeda’ dengan adanya perpaduan budaya dan agama yang menjadi satu. Sekitar tahun 2003 lalu, bangunan berupa gapura dan patung-patung simbol agama Hindu dan Budha didirikan. Tujuannya untuk menghormati kedatangan keturunan Raja Brawijaya V di pantai tersebut.Pada akhirnya, bangunan ini pun diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2004.

Tak hanya gapura, prasasti dan beberapa arca saja, tapi Anda juga akan menemukan bangunan Joglo dengan pemikiran Kejawen. Aliran ini didasarkan pada anak Raja Brawijaya V, yaitu Bondan Kejawen.

Bagi Anda yang beragama Islam pun tak perlu khawatir. Pasalnya terdapat pula bangunan Masjid di depan sebuah Pura dengan ukuran 3×4 meter. Uniknya, bangunan Masjid ini tidak menghadap timur mirip Masjid lain, tapi menghadap ke arah selatan. Meskipun begitu, petunjuk arah kiblat tetap diberikan supaya pengunjung yang ingin beribadah tidak kebingungan.

Lokasi Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran yang berada di sebelah barat Pantai Baron ini masih satu gugusan dengan Pantai Ngrenehan dan Nguyahan. Tepatnya terletak di Dusun Gebang, Desa Kanigoro, Kecamatan Sapto Sari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jarak dari Kota Yogyakarta berkisar 65 kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 2 jam. Berbeda lagi bila Anda memulai perjalanan dari Borobudur, Magelang. Waktu tempuhnya menjadi sekitar 3 jam.

Ketika pergi berwisata dengan tujuan Pantai Ngobaran, Anda disarankan mengendarai kendaraan pribadi atau sewaan saja. Penggunaan transportasi umum yang jarang ditemukan di daerah ini akan mempersulit para pengunjung. Kalau naik kendaraan pribadi, Anda mampu bebas mampir ke tempat wisata lainnya di sekitar Pantai Ngobaran.

Rute Ke Pantai Ngobaran dari Yogyakarta
Bila Anda memulai perjalanan dari Yogyakarta, ada dua rute terbaik yang mampu diambil. Ini ia pilihannya :

BACA JUGA:  Tempat Wisata di Tegal yang Wajib Dikunjungi

Via Jalan Imogiri
Rute pertama yakni melewati Jalan Imogiri. Pertama-tama, dari Kota Yogyakarta, arahkan jalan lurus ke selatan menuju Jalan Imogiri Timur.

Lurus saja hingga bertemu dengan pertigaan Imogiri kemudian belok kanan. Ikuti jalan menuju Selopamioro hingga tembus ke jalur lintas selatan. Lajukan kendaraan ke arah timur kemudian terus hingga ke Jalan Raya Panggang Wonosari. Mulai dari sini lihatlah papan petunjuk ke Pantai Ngobaran melalui Jalan Pantai Selatan Jawa.

Via Kota Wonosari
Rute kedua yakni melalui Kota Wonosari. Dari Kota Yogyakarta, Anda harus mengambil jalan menuju ringroad selatan kemudian Piyungan.

Ikuti jalan hingga Kota Wonosari, kemudian ikuti petunjuk jalan ke arah Pantai Baron. Sesampainya di Tempat Pembayaran Retribusi (TPR) Baron, beloklah ke kanan mengikuti Jalan Pantai Selatan Jawa. Setelah itu, belok kiri ke Jalan Ngobaran Ngrenehan. Terus saja ke selatan hingga hingga Pantai Ngobaran.

Daya Tarik di Pantai Ngobaran
Sebagai salah satu pantai Gunung Kidul yang teristimewa, tentu Pantai Ngobaran mempunyai daya tarik tersendiri.Apa sajakah itu?

Julukan ‘Uluwatu Versi Jogja’
Pantai Ngobaran berada di atas tebing dengan bangunan Pura mirip di Bali. Nuansa ini memang akan mengingatkan para pengunjung kepada salah satu obyek wisata Bali, yaitu Uluwatu. Dari atas Anda mampu melihat pemandangan lautan biru yang luas dan memantulkan sinar matahari berwarna keemasan.

Di samping itu, terdapat banyak kerikil karang di bawah tebing dengan ukuran bervariasi. Jika Anda ingin merasakan sensasi deburan ombak di sekitar karang, silahkan menuruni tebing melalui jalan masuk tangga yang telah disediakan.

Spot-Spot Foto Cantik
Spot-spot foto menjadi salah satu daya tarik Pantai Ngobaran yang paling diminati oleh para pengunjung. Anda mampu menyusuri sepanjang pantai terlebih dahulu untuk menentukan spot mana yang paling instagramable.

Ada spot foto dengan latar belakang tebing lain disertai panorama lautan, spot latar belakang bangunan pura maupun arca khas Bali, atau bebatuan karang yang ada di dasar tebing. Semua momen tersebut akan Anda dapatkan sekaligus dalam satu tempat saja. Keren kan?

Menikmati Seafood Spesial Landak Laut
Landak bahari merupakan biota yang kerap dijumpai di sekitar Pantai Ngobaran. Tak heran bila binatang ini menjadi sajian utama dalam hidangan seafood di warung-warung makan setempat.

Mumpung sudah hingga di sini, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan hidangan landak laut. Perlu Anda ketahui, bahwa di pasaran internasional, harga landak bahari mampu sangat mahal. Bahkan mencapai jutaan rupiah per kilogramya. Tapi di Pantai Ngobaran ini Anda hanya perlu membayar 3 ribu – 10 ribu rupiah per porsinya.

Membeli Hasil Laut Dari Warga Setempat
Hasil bahari yang sering dijajakan oleh warga setempat yakni rumput laut, landak laut, kerang, bintang bahari dan sebagainya. Anda mampu membelinya eksklusif dari warga dengan harga yang lebih murah, lantaran semua hasil bahari akan mahal bila sudah hingga di pasar.

Selain membelinya sebagai oleh-oleh, Anda pun berperan dalam membantu perekonomian warga setempat.

Harga Tiket Masuk Pantai Ngobaran
Tiket masuk Pantai Ngobaran sangatlah terjangkau.Anda hanya mengeluarkan uang sebesar 5 ribu rupiah saja per orangnya. Tiket ini juga berlaku untuk wisata pantai lain di sekeliling Pantai Ngobaran.

Selain itu, biaya pelengkap yang dikenakan yakni parkir. Untuk sepeda motor dikenakan tarif 2 ribu rupiah, kendaraan beroda empat 5 ribu rupiah dan bus 10 ribu rupiah.

Jam Buka Pantai
Secara umum, pantai biasanya tidak mempunyai jam operasional tertentu.Tapi setidaknya Anda harus mampu memperkirakan waktu sesuai keadaan lokasi.Pantai ini berada di ujung selatan Gunung Kidul yang kondisi jalannya masih sepi dan minim penerangan di malam hari.Oleh lantaran itu, para pengunjung lebih baik tiba pada jam-jam normal, yaitu pagi hingga sore hari.

Itulah pesona yang akan Anda dapatkan di Pantai Ngobaran. Sempatkanlah rehat sejenak dari acara padat sehari-hari untuk berlibur. Entah itu bersama saudara, keluarga, maupun para sahabat. Tempat ini pun menjadi pilihan yang sempurna untuk healing dan menghilangkan stres.

Selamat berlibur!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here