Pantai Baron, Selalu di Hati dan Tidak Akan Pernah Mati

0
7
Pantai Baron View 3 1024x768
Pantai Baron View 3 1024x768

Pantai Baron, Selalu di Hati dan Tidak Akan Pernah Mati

Gunung Kidul yakni sebuah wilayah di Yogyakarta yang keindahannya banyak diperbincangkan banyak kalangan. Mulai dari eksotisnya pantai, hingga bentang alam lainnya yang tidak kalah Indahnya. Sehingga, Yogyakarta disebut-sebut sebagai Dewatanya pulau jawa yang mungkin, pernyataan itu memang layak untuk disandingkan dengan Kabupaten yang satu ini.

Dimulai dari Pantai Baron. Pantai Klasik yang menjadi primadona masyarakat Yogyakarta. Pariwisata ini akan selalu terkenang. Karena, dahulu Yogyakarta memang dikenal dengan 3 pantai klasiknya, yaitu, Pantai Baron, Pantai Krakal, dan juga Pantai Kukup. Tempat yang wajib untuk dikunjungi sebagai alternatif bila bosan mengunjungi Pantai Parangtritis.

Sejarah Pantai Baron
Nama Pantai Baron, ternyata diambil dari sebuah nama seseorang yang berkewarganegaraan Belanda. Nama orang tersebut yakni Baron Skeber. Dimana, Baron pernah berlabuh di pantai selatan yang ketika ini populer dengan nama Pantai Baron. Menurut kepercayaan para warga, Baron inilah yang memimpin pemberontakan kepada raja Mataram Islam.

Ada beberapa alasan yang masih samar-samar. Mengapa Baron menentukan pantai ini sebagai tempat sandarannya. Menurut kabar, pantai ini mirip sebuah teluk. Baron begitu suka dengan keadaan pantai yang mirip ini.

Di erat pantai ini ada sebuah gua yang dikeramatkan oleh warga. Dimana dahulu, ada seekor harimau liar yang konon katanya membawa seorang mayat. Tetapi, ketika para warga mencarinya harimau ini masuk kedalam gua dan tidak juga keluar hingga ketika ini. Warga pun mencoba mencari harimau tersebut di dalam gua. Hanya saja, harimau itu tetap tidak juga ketemu.

Daya Tarik Pantai Baron
Dahulu pantai ini begitu banyak dikunjungi wisatawan. Mereka biasanya duduk menggelar tikar dibawah karang sebelah kiri. Tempat yang menjadi favorit para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Namun, tetap indah dipandang oleh mata dengan dua karang besar khas gunungkidul.

Saat ini kondisi pantai Baron dari yang dahulu dengan kini memang jauh berbeda. Terdapat sebuah sungai yang mengalir diantara daratan satu dengan daratan yang ada di seberang Air sungai ini mempunyai warna yang cukup eksotis. Perpaduan antara biru dan juga hijau yang menawan.

Keindahan sungai ini pun menciptakan tempat favorit wisatawan yang berada dibawah karang menjadi sebuah air sungai yang begitu dalam. Sehingga, muncul larangan untuk pergi ke tempat ini lagi. Bila diukur, kedalaman air sungai ini mencapai pundak orang dewasa. Sehingga Sobat Native disarankan untuk naik bahtera yang disediakan dengan membayar uang sebesar 10 ribu rupiah.

Apabila, Sobat Native berani, mampu pribadi menyeberang air sungai ini tanpa harus menyewa kapal. Tetapi, Bisa dipastikan gadget Sobat Native akan lembap dan rusak. Seperti diketahui air pantai ini cukup ganas untuk gadget. Jadi, supaya kondusif dan terkendali sangat disarankan untuk naik perahu.

Kapal-kapal nelayan terlihat bersandar. Sehingga mampu dijadikan salah satu titik spot foto yang menarik. Berada di diantara kapal-kapal ini yakni suatu hal yang paling menyenangkan. Menatap ke langit yang biru menciptakan foto yang dihasilkan menjadi terlihat sempurna.

Bila Sobat Native pergi ke seberang, Sobat Native akan disambut dengan beberapa spot foto kekinian. Saran saya, daripada repot dan membayar uang 10 ribu. Alangkah baiknya bila, Sobat Native trekking menuju ke sebuah mercusuar yang tidak jauh dari pantai ini. Karena, menikmati pantai tidak harus terjun dan turun ke pantai bukan?

BACA JUGA:  Eksotisme Pantai Kukup, Obyek Wisata Andalan Gunung Kidul

Hanya dengan membayar 5 ribu rupiah. Sobat Native akan menerima sebuah pengalaman yang seru dan menyenangkan. Karena, usut punya usut mercusuar ini berada dibawah pribadi kementrian kelautan.

Mercusuar ini menjadi sangat menarik untuk didaki karena, melihat Pantai Baron dari atas yakni pesona yang tidak mampu dihindarkan. Apabila, Sobat Native teliti dan jeli, Sobat Native mampu melihat sebuah pulau kecil yang berada diujung timur. Pasirnya begitu putih menggoda.

Sobat Native yang ingin mengunjungi pantai tersebut, mampu menyusuri jalan setapak yang biasanya dipakai sebagai tempat camping ground. Tidak hanya jalan setapak saja, melainkan rumah dan ladang warga setempat. Bagaimana, seru dan asyik bukan?

Setelah puas mendaki tebing timur, saatnya untuk mendaki tebing yang barat. Ada apa sih di tebing yang barat? Di tebing ini ada pembangkit listrik yang memakai tenaga alam. Biasanya tempat ini disebut dengan Baron Techno Park. Nah, di tempat ini pula Sobat Native, mampu melihat jam matahari yang cukup besar dan mampu juga dijadikan spot foto.

Menuju ke tempat ini Sobat Native mampu melalui jalur sebelum pos retribusi pantai, ada jalan pertigaan ambil jalur yang menanjak. Terus lurus maka, Sobat Native akan hingga di Baron Techno Park. Praktis bukan?

Selain itu, beberapa pepohonan yang menjulang tinggi, mampu dimanfaatkan Sobat Native untuk menambah kehangatan bersama dengan keluarga dengan duduk dan mungkin memesan beberapa macam sajian masakan yang pastinya sangat nikmat dan juga menggugah selera untuk menyantapnya.

Ada juga beberapa souvenir ihwal bahari yang mampu Sobat Native beli sebagai sebuah oleh-oleh.

Ada gantungan kunci, ada banyak sekali macam penak-pernik rumah tangga, ada gelang yang lucu, ada kalung yang imut dengan harga mulai dari 5000an. Cukup murah bukan?

Rute, Lokasi, Dan Harga Tiket Masuk
Alamat Pantai ini berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung kidul. Untuk menuju ke tempat ini pun cukup mudah. Dimana pun arah Sobat Native, titik pointnya ada di pathuk. Yaitu di tempat Bukit Bintang Jogja yang cukup ternama di Yogyakarta. Setelah hingga disini, Sobat Native hanya cukup mengikuti jalur saja atau juga mampu memanfaatkan papan petiunjuk yang akan memandu Sobat Native menuju tempat ini.

Untuk jalan tidak usah takut. Jalanan sepanjang pathuk menuju pantai sudah elok dan sudah oke. Jadi, sangat ramah untu kendaraaan. Tanjakannya cukup landai dengan pesona gunung kidul yang cukup aduhai.

Bagi Sobat Native yang ingin naik transportasi umum. Bisa memakai bus dari Terminal Giwangan. Gunakan bus dari Yogyakarta menuju ke Wonosari. Setelah hingga diwonosari memakai bus mini yang melewati tempat ini. Dengan total harga yang harus dibayar yakni 20 ribu rupiah.

Untuk harga tiket masuknya, Sobat Native hanya membayar 10 ribu rupiah saja. Harga tiket tersebut bukan hanya untuk pantai baron saja melainkan, untuk beberapa pantai yang ada disepanjang Pantai Baron. Kalau dihitung ada lebih dari 5 pantai dengan keunikan dan ciri khas masing-masing.

Pantai Baron yakni tempat wisata yang unik dan menarik untuk dikunjungi dengan banyak sekali macam pesonanya yang luar biasa. Tak salah jika, pantai ini masih berada di hati Sobat Native lainnya dan tidak akan tergantikan hingga kapan pun juga.

Sekarang, saatnya Sobat Native untuk berkunjung kesini dan rasakan sensasi serta pengalaman menarik yang akan selalu terkenang di dalam hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here