Orchid Forest Lembang, Bersantai di Taman Anggrek Terbesar Indonesia

0
3
Sky Bridge
Sky Bridge

Orchid Forest Lembang, Bersantai di Taman Anggrek Terbesar Indonesia

Orchid Forest Lembang disebut-sebut sebagai taman anggrek terbesar di Indonesia. Orchid Forest terkenal dengan keindahannya. Terdapat lebih dari 157 jenis bunga anggrek yang dibudidayakan dalam lahan seluas 12 hektare ini. Bibit anggrek berasal dari banyak sekali negara, mirip Venezuela, Amerika Serikat, hingga Peru.

Bahkan bunga Anggrek langka yang sulit ditemukan mirip anggrek hitam atau Coelogy pandurata, anggrek kantong semar atau Paphopedilum glaucophyllum dan juga jenis paraphalaenopsis laycocky mampu dilihat di sini.

Selain mampu menikmati keindahan bermacam-macam bunga anggrek, wisatawan yang berkunjung mampu menikmati indahnya pohon pinus yang berjejer dan hawa yang luar biasa sejuk. Suhu yang hambar ini menciptakan bunga anggrek tumbuh dengan sangat baik.

Ekowisata yang gres buka tahun 2018 ini mampu disebut paket lengkap. Pemandangan alam asri dengan udara sejuk, instalasi sarana yang aesthethic, banyak sekali spot foto yang Instagramable, serta kemudahan dan sub destinasi yang beragam.

Lokasi Orchid Forest Lembang
Orchid Forest Lembang Bandung berlokasi di alamat Orchid Forest Cikole, Genteng, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Lokasi ini Kurang lebih 20 kilometer dari kota Bandung.

Rute Menuju Orchid Forest Lembang
Untuk mencapai lokasi ini, sarana termudah yaitu mengguankan kendaraan pribadi. Jalannya snagat baik,s ehingga bsai dilalui oleh kendaraan beroda empat maupun sepeda mototr.

Jika pengunjung tiba dari kota Bandung, maka arahkan saja perjalanan menuju Gunung Tangkuban Perahu. Selama perjalanan menuju Tangkuban Perahu, perhatian pinggir jalan hingga menemukan pintu gerbang Orchid Forest Lembang Cikole.

Jam Buka Orchid Forest Lembang Bandung
Orchid Forest Lembang Bandung ini buka setiap hari, sepanjang minggu. Mulai buka jam 09.00 untuk hari biasa dan jam 08.00 pada simpulan pekan. Dan tutup jam 18.00 untuk hari biasa, dan jam 19.00 untuk simpulan pekan dan hari libur.

Harga Tiket Masuk Orchid Forest Lembang
Untuk mampu masuk ke Orchid Forest wisatawan dikenakan biaya yang cukup murah. Harga tiket masuk Orchid Forest Lembang ditawarkan mulai dari Rp35.000.

Bagi pengunjung yang membawa kendaraan ada juga suplemen biaya parkir, senilai Rp 5.000 untuk sepeda motor, dan Rp 10.000 untuk Mobil. Sedangkan Bus dikenakan biaya parkir Rp 30.000.

Fasilitas Orchid Forest Lembang
Pengelola taman anggrek raksasa ini sangat memperhatikan kebutuhan kemudahan penunjang. Selain kebutuhan dasar mirip mushola, toilet, dan daerah parkir, pengelola jua menyediakan banyak sekali kebutuhan suplemen lain.

Bagi pengunjung yang enggan berjalan kaki mengitari hutan anggrek yang sangat luas Orchid Forest Lembang menyediakan kendaraan beroda empat golf. Pengunjung tidak ditarik biaya suplemen untuk menaiki kendaraan beroda empat golf.

Untuk menambah kenyaman pengunjung Orchid Forest Cikole juga menyediakan cafe. Pengunjung mampu menikmati banyak sekali sajian kuliner tanpa khawatir merasa lapar. Sedangkan bagi yang membawa kendaraan, parkiran yang cukup luas juga tersedia.

Penginjung juga mampu menginap di Orchid Forest Bandung. Dengan menyewa kemudahan ground yang tersedia di sahabat anggrek ini.

Aktivitas Menarik di Orchid Forest Lembang
Tempat wisata di Daerah Bandung yang satu ini menyediakan banyak sekali wahana, atraksi, dan kegiatan yang mampu memanjakan pengunjung. Baik itu permainan atau pegelaran. Berikut beberapa hal yang menjadi daya tarik di Orchid Forest Lembang Bandung.

Sky Bridge

BACA JUGA:  Tempat Wisata Pantai Pangumbahan

Salah satu wahana Orchid Forest Lembang Cikole yang paling terkenal dan cocok untuk di-update di sosmed yaitu Sky Bridge. Untuk menaiki jembatan ini, pengunjung diharuskan membayat biaya suplemen sebesar Rp. 20.000.

Disini pengunjung mampu berfoto diatas jembatan yang di desain bergelantung diantara pohon-pohon. Wahana ini banyak digemari dikala malam hari. Lampu-lampu di sekitar jembatan akan menerangi penyebrangan anda di Sky Bridge ini. Ditambah lampu-lampu dari pemandangan sekitar jembatan, salah satunya Garden of Light yang terletak sempurna di bawah Sky Bridge.

Jembatan yang bergoyang-goyang ini dibentuk dari kayu dan tali tambang berwarna putih. Jembatan ini memanjang kurang lebih sepanjang 50 meter. Ketika malam hari, otomatis lampu-lampu di daerah ini akan menyala dikarenakan telah dipasangi sensor cahaya. Seketika suasana menjadi kian romantis di daerah ini.

Kegiatan Outbond

Outbound yaitu suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.

Bagi yang sedang mencari lokasi atau lahan untuk berkegiatan Outbound Gathering, Outbound Orchid Forest Lembang mempunyai kemudahan yang cukup komplit pula. Mulai dari lapangan area kegiatan High Rope mirip Flying Fox, Jembatan Tali dsb. Tempatnya juga yang terbilang sangat teduh alasannya yaitu dikelilingi pohon-pohon pinus

Kegiatan outbound yang difasilitasi mencakup Soft Skill maupun Hard Skill. Permainan outbound soft skill ini dirancang sedemikian rupa sehingga tidak perlukan fisik yang berlebih untuk melakukanya. Kegiatan Outbound Hard Skill didesain untuk ketrampilan sehingga diharapkan kecepatan dan ketepatan.

Spot Foto

Di Orchid Lembang terdapat spot-spot foto menarik yang akan memanjakan mata wisatawan. Terdapat panggung terbuka, rumah pohan, dan rumah kelinci. Di tempat-tempat ini, wisatawan mampu mengabadikan momen berwisata ke dalam kamera kesayangan.

Beberapa spot fotoyang terkenal adalah: Orchid House, Orchid Castle, mini Golf, kuda tunggang, Jembatan Kayu, Jembatan gantung, Spot kandang butung, Spot terowongan segi lima,dan Gaerden Light.

Camping Ground Orchid Forest Lembang Cikole

Bagi pengunjung yang ingin menginap di Orchid Forest Lembang Bandung ini, mampu berkemah di camping Ground. Serunya berkemah di alam terbuka mampu wisatawan rasakan di daerah ini. Biaya yang dikeluarkan yaitu Rp450.000 untuk empat orang, dan Rp950.000 untuk 9 orang per malamnya.

Di sana tersedia Tenda biru berisi tiga buah kasur berukuran 1,8 x 7 meter yang disertai empat bantal dan empat sleeping bag berjejer rapi. Tenda-tenda itu berbaris mengitari api unggun dan pohon pinus. Penginapan ala nomad traveler yang cukup besar dan nyaman untuk “glampacking” bersama teman-teman.

Camping ground Orchid Forest Lembang disebut dengan Glampacking. Glampacking merupakan abreviasi dari glamour backpacking, berjalan-jalan gaya anak muda yang glamour. Istilah itu sekarang semakin dikenal karena konsep nomadic tourism yang sedang digalakan menjadi gaya hidup baru.

Toko Dan Konsultasi
Selain mampu menikmati keindahan bunga anggrek dan pohon pinus. Wisatawan mampu membeli bunga anggrek yang disediakan, namun jangan terlalu kaget jikalau wisatawan harus merogoh dompet cukup dalam untuk mampu memilikinya.

Selain terdapat penjualan bunga anggrek, wisatawan yang sudah menanam anggrek di rumah juga mampu berkonsultasi. Seperti berdiskusi ihwal cara merawat bunga anggrek dengan baik, hingga permasalahan bunga anggrek yang sakit atau tidak berkembang dengan benar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here