Hutan Pinus Pengger, Ladang Perburuan Foto Instagramable

0
12
Jelajah Hutan
Jelajah Hutan

Hutan Pinus Pengger, Ladang Perburuan Foto Instagramable

Ketika membicarakan hutan pinus di dataran tinggi di sekitaran Jogja, mungkin yang terpikir di kepala yaitu Hutan Pinus Mangunan yang sudah usang eksis bahkan menjadi tempat penyelenggaraan Stand Up hutan Bhinneka Tunggal Tawa di bulan November 2018 kemarin. Atau hutan pinus di Puncak Becici, yang beberapa waktu kemudian sempat dikunjungi oleh Presiden Obama ketika melawat ke Indonesia.

Tapi kejutan belum habis! Selain kedua hutan pinus yang sudah populer itu, Jogja masih menyimpan beberapa hutan pinus cantik. Salah satunya yaitu Hutan Pinus Pengger Bantul.

Seperti layaknya hutan pinus yang tumbuh di dataran tinggi, suasana sejuk asri dan alami disertai dengan harum aroma getah pinus yaitu suasana yang akan menyapa pengunjung. Di area hutan, pengunjung mampu berkeliling dengan jalan kaki melalui jalan-jalan setapak yang dibangun melalui rindangnya pohon pinus.

Pohon pinus yang rapat dan tinggi menunjukkan suasana teduh dan sejuk, bahkan kadang suasana remang di beberapa tempat. Kontur medan di hutan pinus pengger dlinggo ini, relatif mirip dengan kontur area di Puncak Becici yang berbukit-bukit dan bergelombang. Untuk memasuki area hutan pengunjung diajak berjalan berjalan kaki melewati anak tangga yang terbuat dari tanah.

Memperhatikan banyaknya kesempatan jalan kaki di area hutan ini, bagi pengunjung sebaiknya memakai ganjal kaki yang nyaman. Sneaker yaitu pilihan yang tepat. Sedangkan high heels bukanlah pilihan yang bijak untuk berwisata ke hutan pinus pengger bantul.

Lokasi Hutan Pinus Pengger Bantul
Lokasi Hutan Pinus Pengger ini berada di bab paling utara Kecamatan Dlinggo. Tepatnya berbatasan dengan wilayah Kecamatan Pathuk Gunung Kidul. Meski demikian masih masuk dalam wilayah Kecamatan Dlingo.

Jarak dari sentra Kota Yogyakarta hanyalah sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Rute Hutan Pinus Pengger Jogja
Sarana jalan menuju hutan pinus pengger sudah baik. Berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor hingga bus besar, mampu mencapai area parkirnya. Mungkin ini salah satu alasan mengapa hutan pinus pengger bantul ini menjadi favorit kunjungan wisatawan di Yogyakarta.

Untuk mengunjungi objek wisata Hutan Pinus Pengger Jogja ini, kalau kita mulai dari kota Jogja, ambil jalan menuju ke jalan Wonosari untuk menuju ke bukit bintang. Saat kita hingga di perempatan Koramil Pathuk, ambil arah menuju ke Dlingo yang jaraknya sekitar 4.5 KM. Dengan mengkuti jalan tersebut, kita nanti akan hingga di Hutan Pinus Pengger Dlingo.

Setelah masuk di jalan Patuk- Dlingo dijamin anda tidak akan bosan alasannya yaitu terdapat pemandangan yang indah disepanjang rute menuju Hutan Pinus Pengger.

Jam Buka Hutan Pinus Pengger Jogja
Jam Buka wisata hutan pinus pengger yaitu dari Pukul 05.30 – 00.00. Makara kita mampu berkunjung ke wisata eksotid di bantul ini pada pagi hari, sore maupun pada malam hari.

Tiket Masuk Hutan Pinus Pengger Jogja
Biaya untuk menikmati pesona Hutan Pinus Pengger cukup murah yakni hanya Rp 2.500 per orang. Parkir motor Rp2.000, parkir kendaraan beroda empat Rp5.000 dan parkir bis Rp20.000. Sedangkan kalau ingin berfoto di spot-spot selfie, kau cukup memasukkan uang seikhlasnya sebagai biaya pemeliharaan spot dan pengembangan ke depan tempat wisata ini.

Untuk beberapa kegiatan perhiasan di Hutan Pinus Pengger ini ditentukan dengan biaya sebagai berikut:

Jelajah Alam : Rp. 10.000/orang
Sepeda Hutan : Rp. 10.000/orang
Panjat Tebing : Rp. 15.000/orang
Sewa Panggung Sekolah Hutan Komersial : Rp. 3.000.000/kegiatan
Sewa Panggung Sekolah Hutan Non Komersial : Rp. 1.000.000/kegiatan
Tempat kegiatan non-panggung : Rp. 200.000/kegiatan
Hammock : Rp. 10.000/orang
Flying Fox : Rp. 15.000/orang
Aula : Rp. 250.000/4jam
Camping Ground : Rp. 15.000/orang/hari
Warung : Rp. 100.000/bulan
Foto Session dan Prewedding : Rp. 200.000/kegiatan
Video Clip : Rp. 250.000/kegiatan
Film Komersial : Rp. 1.000.000/hari

Fasilitas Hutan Pinus Pengger Jogja
Fasilitas penunjang rekreasi di Hutan Pinus Pengger sudah cukup lengkap, guna mendukung kenyamanan para pengunjung yang ingin mengunjungi Hutan Pinus Pengger. Di area wisata ini sudah tersedia fasilitas berupa: Mushola, Food court atau sentra kuliner, Tempat parkir, Toilet.

Fasilitas yang menciptakan tempat ini khas dibandingkan tempat lain yaitu adanya Spot selfie yang mengakomodasi acara bersosial-media, mirip Tangan Raksasa, rumah pohon, jembatan kayu dan yang terbaru yaitu rumah piramid ala Indian yang unik. Letak spot selfie yang cukup tinggi, selain mampu berfoto sekaligus mampu sekaligus mengamati pemandangan hijau yang luas, yang pastinya menyamankan saraf mata.

Fasilitas lain juga tersedia: Area camping, Jalur tracking, Area permainan berupa ayunan, Warung, dan Tempat beristirahat mirip gazebo

BACA JUGA:  4 Daftar Tempat Wisata Pantai di Bontang

Spot Foto Instagramable Hutan Pinus Pengger
Hutan Pinus Pengger ini mampu dibilang mengikuti jejak keberhasilan pendahulunya yaitu Hutan Pinus Asri, yang juga berada dalam satu tempat di daerah Dlingo. Kreativitas masyarakat lokal dalam mengelola Hutan Pinus Pengger menjadi onjek kunjungan wisata pun berhasil baik. Pengelola pun sadar, kalau Hutan Pengger harus mempunyai faktor pembeda dengan objek sejenis lainnya.

Untuk menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, pengelola berkreasi dengan kreatifitas seninya. Pembeda tersebut berupa terpasangnya banyak sekali instalasi seni beraneka bentuk yang disusun dari ranting pohon yang sudah kering.

Diantaranya instalasi seni itu, yang paling iconic yaitu instalasi seni berupa tangan raksasa yang sekaligus menjadi gardu pandang. Tangan raksasa ini berlatarkan pemandangan indah panorama Kota Yogyakarta yang sekaligus menjadi spot untuk berfoto bagi wisatawan yang berkunjung di Hutan Pinus Pengger.

Bukan hanya spot tangan raksasa saja yang menghiasi Hutan Pinus Pengger, melainkan terdapat beberapa instalasi seni bermacam-macam bentuk. Mulai dari sapu terbang raksasa, kandang burung dan ada juga berbentuk setengah bulat ibarat gapura.

Dalam setiap spot foto itu, terkandung makna yang berbeda-beda, sesuai dengan bentuk masing-masing yang diberikan oleh sang seniman. Keanekaragaman spot foto instagramable ini menjadi daya tarik Istimewa bagi pengunjung di Hutan Pinus Pengger Bantul.

Selain instalasi seni di Hutan Pinus Pengger ini terdapat gardu pandang untuk menikmati indahnya pemandangan perbukitan hingga panorama Kota Yogyakarta.

Pengunjung juga mampu menyewa sebuah hammock atau tempat tidur gantung untuk diikatkan pada pohon pinus dan dipakai tiduran santai. Sensasinya bagaikan mengambang di udara. Kalau kita ingin yang sensasi yang lebih menantang, kita mampu menyewa hammock bersama teman-teman seperjalanan dan menyusunnya bertingkat menciptakan hammock tower sesuai jumlah rombongan. Makin banyak peserta, tentunya semakin tinggi pula hammock tower anda. Dan pastinya semakin manis foto yang mampu dibentuk dan dipajang di Acc IG serta FB.

Untuk kau yang tidak membawa kamera, atau ragu dengan kualitas kamera HP nya, ataupun menginginkan kualitas foto “gaya profofesional”, di disini juga ada jasa foto. Setiap satu foto tercetak dikenakan biaya kurang lebih Rp. 15.000, hasil fotonya pun sangat bagus.

Hutan Pinus Pengger Malam Hari
Saat malam tiba, wisatawan mampu menyaksikan kerlip lampu kota Jogja dari tempat ini.

Pengelola wisata Hutan Pinus Pengger kemblai mengandalkan spot foto tangan raksasa sebagai icon spot foto di malam hari. Pada malam hari jari tangan raksasa tersebut akan menyala, yang menciptakan keindahan foto yang dihasilkan berlipat lipat. Dari objek foto tangan raksasa tersebut kita mampu melihat gemerlapnya lampu kota Jogja yang mampu dijadikan sebagai background foto. Tidak berlebihan kalau dikatakan suasana Hutan Pinus Pengger malam hari mampu dikatakan sangat syahdu.

Spot foto lain, juga tak kalah syahdunya ketika dipakai di malam hari. Salah satunya Spot Rumah Indian. Foto dengan latar belakang lanscape kota Jogja dimalam hari, menunjukkan suasana magis pada foto yang dihasilkan.

Hutan Pinus Pengger ini juga sangat rekomended untuk menikmati sunset pada sore hari dikarenakan tidak akan terhalang oleh apapun, jadi kalian mampu puas menikmati keindahan sunset di Hutan Pinus Pengger.

Daya Tarik Lokasi Lainnya.
Saat kita berwisata ke Puncak pengger ini dan berkeinginan untuk melanjutkan keobjek lain atau sebaliknya ke objek lain dahulu dan kemudian mengakhiri hari dengan melihat sunset di tempat ini, ada beberapa objek wisata yang berdekatan di sekitar lokasi ini.

Bukit bintang 3,6 km, lokasi ini mampu dijadikan rest area sambil istirahat makan siang sebelum melanjutkan ke Hutan pengger.

Kalau kita masih ingin tau ingin melihat hutan lain, Hutan Pinus Imogiri, puncak becici dan Seribu watu songo langit mampu jadi alternatif. Jarak semua objek wisata itu dari hutan pengger tidak hingga 7 km.

Bagi penyuka wisata sejarah, mengawali perjalanan wisata dari candi Ijo, candi Boko, pemakaman omogiri, atau museum dirgantara yaitu pilihan tepat. Semua objek sejarah itu berada dalam radius kurang dari 12 km dari hutan pengger ini.

So, dari demikian banyak hal yang mampu kita nikmati ketika berjalan jalan ke Hutan Pinus Pengger Jogja ini, tentu sangat masuk logika kalau kalian segera merencanakan perjalanan ke lokasi ini. Jikapun sudah pernah ke tempat ini, perjalanan ulang rasanya tidak akan membosankan deh, apalagi kalau perjalanan ditemani oleh beliau yang terkasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here