Green Canyon Pangandaran, Lembah Hijau Besar Dari Pangandaran

0
14
Green Canyon Pangandaran
Green Canyon Pangandaran

Green Canyon Pangandaran, Lembah Hijau Besar Dari Pangandaran

Apabila AS punya Grand Canyon, maka Indonesia punya Green Canyon Pangandaran yang tak kalah indah. Liburan ke Green Canyon, bersiap-siaplah untuk dibentuk kagum.

Green Canyon sendiri merupakan berupa ngarai yang berada di hulu sungai, sehingga kecuraman bebatuan tebing di tepi sungai justru menjadi lokasi wisata favorit.

Tebing-tebing yang menjulang berwarna hijau lumut menjadi Cukang Taneuh dijuluki Green Canyon. Wisata ini tergolong sedikit ekstrem. alasannya ialah pengunjung harus menyusuri sungai menuju hulu dengan melalui banyak sekali tebing curam.

Tentu saja pengunjung harus berair dan ‘nyemplung’ ke dalam sungai melawan arus untuk sanggup menaiki tebing hulu sungai. Air mengalir turun dari setiap sisi tebing membuat bunyi gemuruh air terjun.

Jika air tidak sedang pasang, pengunjung bisa berjalan di bawah gua besar dan mengagumi kedua tebing besarnya. Pakaian niscaya akan berair kuyup, jadi tidak ada rugi jikalau sekalian berenang dan mencicipi kesegaran airnya.

Melompat dari tebing yang cukup tinggi ke dalam air merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Hal yang paling kasatmata dari Green Canyon ialah tempatnya yang sangat bersih. Tidak ada sampah kudapan atau bungkus rokok mengambang dan bertebaran di sekitar tebing.

Sejarah Nama Green Canyon Pangandaran
Nama Green Canyon Pangandaranm atau dalam bahasa Indonesia ngarai hjiau di pangandaran dipopulerkan oleh Bill Jhon. Seorang warga Perancis pada tahun 1993. Penamaan ini semacam parodi dari obyek wisata Grand Canyon yang berada di Colorado Amerika sana.

Mungkin alasannya ialah mempunyai eksotisme yang sama. Mungkin bisa dikatakan, yang di Colorado ialah Green Canyon USA dan yang di Pangandaran ialah Green Canyon Indonesia.

Penduduk setempat sendiri, dari zaman dulu sudah punya nama untuk lokasi ini. Mereka menyebutnya dengan Cukang Taneuh. Dalam bahasa Sunda, cukang berarti jembatan dan taneuh berarti tanah. Sehingga Cukang Taneuh berarti jembatan yang terbuat dari tanah.

Ini dikarenakan di atas lembah dan jurang Green Canyon terdapat jembatan dari tanah yang digunakan petani sekitar untuk menuju kebun mereka.

Lokasi Green Canyon Pangandaran
Green Canyon Pangandaran tepatnya terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Green Canyon versi Indonesia ini berjarak kurang lebih 31 KM dari sentra kota Pangandaran.

Rute Menuju Green Canyon Pangandaran
Untuk menuju Green Canyon Pangandaran tidak sulit. Bila berangkat dari Jakarta bisa memakai jalur Bandung – Tasikmalaya – Ciamis – Pangandaran – Cijulang. Jalur ini umum digunakan. Dari Bandung berjarak sekitar 180 Km.

Bila akan menginap terlebih dahulu di Pangandaran, pakailah jalur itu. Dari kota Pangandaran, setibanya di lampu merah Pantai Pangandaran maju sedikit kemudian belok kanan menuju Pasar Pangandaran. Dari pasar Pangandaran kemudian belok kanan hingga terlihat plang Cijulang dan bandara Nusa Wiru, kemudian belok kiri.

Terus lurus menuju Parigi. Di bundaran Cijulang, belok kiri ada plang Cijulang, Bandara Nusawiru, kemudian belok kanan. Patokannya Rumah Makan Tirta Bahari. Dari sana, kurang lebih 50 meter anda akan tiba di Green Canyon.

Bila ingin berpetualang gunakanlah jalur selatan. Yaitu melewati Kota Tasikmalaya – Cipatujah – Cikalong – Cimanuk – Cijulang. Jaraknya kurang lebih 60 km. Jalur ini asyik alasannya ialah di sepanjang jalur anda akan disuguhi pemandangan yang indah.

Jam Buka Green Canyon Pangandaran
Green Canyon Pangandaran ini buka dari pukul 07.30 pagi hingga 16.00 sore.

Sahakan tiba lebih pagi, terutama di musil liburan. Dengan tiba lebih pagi, tidak akan mengantre terlalu lama.

Tiket Green Canyon Pangandaran
Tidak ada tiket masuk khusus ke lokasi ini. Namun sudah jadi satu dengan sewa peahu yang digunakan menuju lokasi ini dari dermaga. Sewa per bahtera untuk pulang pergi dermaga – Green Canyon dikenai biaya Rp. 150.000 per bahtera lengkap dengan retribusi masuk dan asuransi.

Kapasitas bahtera 6 orang. Kaprikornus berangkat bersama rombongan ber 6, tentu lebih meringankan dibanding cuma berdua atau sendiri.

Fasilitas Green Canyon Pangandaran
Fasilitas di wisata alam green canyon pangandaran sudah cukup lengkap. Di sana sudah terdapat penyewaan bahtera took-took , toilet dan tempat parkir aygn luas dan aman. Juga ada toko souvenir yang menjual barang kenangan mirip kaos dengan gambar atau goresan pena green canyon pangandaran, gantungan kunci, dan sandal.

Jika pengunjung akan menginap di wisata alam green canyon pangandaran, di sana sudah terdapat beberapa penginapan, hotel dan losmen murah. Tinggal pintar-pintar saja menentukan penginapan. Di sana juga di ada tukang ojek dan becak yang siap mengantar anda menuju penginapan atau hotel.

Aktivitas Menarik di Green Canyon Pangandaran
Sebagai wisata alam tentu kegiatan di lokasi pariwisata ini akan bernuansa alam hingga ekstrim. Aktivitas ini akan cocok sekali untuk wisatawan yang menyukai tantangan dan juga alam.

BACA JUGA:  Tempat Wisata Yogyakarta

Menyusuri Sungai

Jika pengunjung yang lebih bahagia menikmati keindahan alam tanpa terkena sejuknya air. Di tempat wisata ini memungkinkan wisatawan mengarungi sungai memakai perahu. Jarak ngarai yang harus ditempuh ialah sekitar 3 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit.

Pengunjung bisa menerima foto-foto menawan keindahan sungai Cijulang yang diapit lembah sepanjang perjalanan. Untuk menerima spot terbaik dan mengenal tempat wisata bisa menyewa pemandu.

Di sepanjang perjalanan pengunjung akan berada dalam cekungan dinding terjal di kanan kiri fatwa sungai. Dinding-dinding ngarai menyajikan keindahan tersendiri.

Selain itu di bab atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang masih dialiri tetesan air tanah. Setelah beberapa ratus meter berenang, akan terlihat beberapa penderasan kecil di bab kiri kanan yang begitu menawan.

Begitu terlihat jeram dengan alur yang sempit yang sulit dilewati oleh bahtera berarti sudah sampai. Itulah penderasan Palatar di verbal Green Canyon. Di sinilah awal petualangan dimulai.

Untuk keamanan tidak perlu khawatir. Setiap penumpang bahtera akan diberikan masing-masing rompi pelampung.

Body Rafting

Bagi pengunjung yang benar-benar ingin mencicipi nuansa alam terbaik dari wisata di Green Canyon Pangandaran Body-rafting ialah jawabannya. Menyusuri sungai tanpa memakai bahtera mesin atau bahtera karet. Pengunjung akan menyusuri sungai hanya berbekal pelampung, helm dan tubuh sebagai alat transportasi.

Karena tergolong olahraga ekstrem, sangat baik jikalau pengunjung yang ikut body-rafting sudah mempunyai kemampuan berenang. Walaupun tidak wajib tetapi akan sangat membantu biar tetap dalam kondisi damai dan tidak panik saat berada di air. Tetapi jangan khawatir alasannya ialah pengunjung dibekali dengan pemandu dan peralatan keamanan yang lengkap.

Jika diteruskan berenang maka pengunjung akan hingga pada ujung jalan, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.

Alur fatwa sungai ini cukup panjang, sehingga pengunjung sanggup berenang sepuas-puasnya sambil mengikuti arus dari air terjun. Selain pemandangan indah di atas permukaan air, Green Canyon juga merupakan nirwana bagi yang suka menyelam

Pengunjung juga akan tetap mempunyai waktu istirahat saat melaksanakan olahraga ini. Karena akan melaksanakan kegiatan dalam air selama berjam-jam akan menurunkan suhu badan. Sehingga di pertengahan jalan perlu untuk mengisi tenaga dengan snack dan menghangatkan tubuh.

Loncat Tebing Batu

Kalau kegiatan tadi masih belum memuaskan untuk para pengunjung masih ada loncat kerikil dan loncat tebing. Dari nama saja, kegiatan ini saja sudah sangat menantang dan cukup berbahaya. Tetapi jangan khawatir, selama masih ada di daerah ini dan dalam pengawasan para penjaga disini tetap aman.

Pengunjung yang ingin mencoba kegiatan ini sanggup melompat dari kerikil atau tebing dengan ketinggian 5 meter hingga 10 meter. Pengunjung yang mencoba tentu akan sangat puas sesudah melompat alasannya ialah pribadi masuk ke air di tempat ini yang terkenal akan kesegaran airnya.

Hujan Abadi

Selain berenang, body-rafting dan lompat tebing, pengujung bisa bersantai menikmati tetesan air dari tebing. tetesan air ini merupakan tumpahan air akhir rembesan air dari celah lembah. Debit air yang mengalir ini membentuk air mancur mirip hujan yang tak pernah habis.

Masyarakat sekitar menyebut fenomena alam ini dengan hujan abadi. Yaitu tetesan air deras yang menembus celah-celah atap tebing dan merembes ke bawah berupa tetesan air hujan di mana kuota air mirip tidak pernah habis.

Hal tersebut alasannya ialah di atas tebing terdapat fatwa air yang kecil-kecil dari jalur mata air kecil yang menembus ke bawah ngarai. Rembesan air ini imbas hujan muncul dari ribuan tetesan air yang terus berjatuhan.

Objek Wisata Dekat Green Canyon Pangandaran
Bagi pencinta olah raga luar ruangan, sesudah menikmati body rafting, bisa mencoba Surfing di pantai Batu karas. Pantai di pangandaran ini hanya berjarak 7 km dari green canyon pangandaran. Pantai Batu Karas juga mempunyai daya tarik tersendiri pada suasana pantai dan ombak yang disajikan dari Laut Selatan, deras, namun pas untuk kegiatan berselancar.

Atau jikalau ingin melanjutkan wisata dengan berburu foto instagramable, bisa melanjutkan ke Pepedan Hils. Wisata dataran tinggi pangandaran ini hanya berjarak 17 km dari Green Canyon Pangandaran. Suguhan utamanya ialah pemandangan alam perbukitan yang aduhai, terbentang dari barat ke timur. Untuk menambah keseruan, ada gardu pandang yang pas untuk dijadikan spot berfoto.

Itulah beberapa informasi mengenai Green Canyon Pangandaran. Semoga sanggup bermanfaat bagi anda yang ingin berkunjung kesana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here