Desa Sajuta Batu, Lokasi Hotel Gantung Tertinggi di Dunia

0
44
Tangga Desa Sajuta Batu
Tangga Desa Sajuta Batu

Desa Sajuta Batu, Lokasi Hotel Gantung Tertinggi di Dunia

Desa Sajuta Batu, nama ini diberikan alasannya terdapat banyak batuan alam, dari yang kecil hingga gunung andesit setinggi 900 mdpl. Kata ‘sajuta’ berasal dari Bahasa Sunda yang berarti sejuta.

Di Desa Sajuta Batu banyak tersaji panorama hijau yang menakjubkan. Keindahan menjadi tambah dramatis dengan hadirnya bebatuan tinggi menjulang bagaikan pasak bumi yang mengokohkan eksistensi desa ini. Bebatuan itu bahkan menjulang tinggi membentuk gunung, hingga ke batas awan

Dahulu sebelum ramai jadi daerah wisata mirip ketika ini, desa Sajuta watu ialah spot lokasi untuk panjat tebing paforit anak Mapala seluruh Indonesia.

Sekarang, tidak hanya rock climbing yang sanggup dilakukan di area itu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan, mirip jelajah kampung dengan melalui perbukitan dan sawah, pendakian gunung, berkemah, olahraga offroad, flying fox, memancing, hingga mencoba wisata masakan sajian khas setempat.

Pengunjung juga sanggup membidikkan kamera pada objek-objek menarik yang jarang dijumpai di perkotaan.

Wajar bila Desa Sajuta Batu kerap dijadikan destinasi liburan pelajar, anak muda serta fotografer panorama dan pre-wedding.

Lokasi Desa Sajuta Batu
Lokasi Obyek Wisata Desa Sajuta Batu terletak di Pasanggrahan, Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Rute Menuju Desa Sajuta Batu
Untuk mencapai Desa Sajuta Batu bisa dilakukan dengan kendaraan langsung maupun kendaraan umum.

Untuk pengguna kendaraan langsung dari Jakarta, bisa diawali dengan melalui Tol PURBALEUNYI dan keluar di pintu tol Jatiluhur. Setelah Keluar dari pintu Tol Jatiluhur, jalan terus hingga pertigaan lampu merah, kemudian belok kanan menuju arah Plered. Dari Plered dilanjutkan perjalanan menuju pertigaan ciakar Kecamatan Tegalwaru. Di pertigaan Ciakar belok kanan, kemudian ikuti menuju lokasi.

Untuk yang menentukan menggunakan angkutan umum, dari Jakarta bisa menggunakan Bus tujuan purwakarta, dan Turun di Ciganea. Dari Ciganea, naik angkutan umum angkot warna HIJAU jurusan Plered, dan turun di depan Stasiun KA Plered. Di depan stasiun KA Plered, naik ojek motor atau angkutan desa menuju lokasi.

Untuk dari Bandung dan kota – kota lainnya, perjalanan ditujukan ke menuju Plered dan selanjutknya ikuti petunjuk di atas.

Jam Buka Desa Sajuta Batu
Desa wisata ini buka 24 jam. Hal ini untuk menunjang banyak sekali kegiatan wisata yang yang berbeda beda yang ada di dalam kawasan.

Tiket Desa Sajuta Batu
Untuk memasuki daerah desa Sajuta Batu, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Ini alasannya desa Sajuta Batu ialah daerah yang di dalamnya teradapat banyak objek wisata alam menarik. Seperti Flying Fox, panjat tebing, dan berkemah.

Pengunjung gres akan dikenakan tiket ketika mengunjungi atau memanfaatkan sarana yang ada di masing-masing objek wisata itu.

Fasilitas Desa Sajuta Batu
Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru Purwakarta bisa dibilang telah mempunyai kemudahan pendukung yang memadai. Ada banyak sekali hal yang telah disiapkan pengelola untuk mendukung kegiatan pengunjung selama menikmati liburan di lokasi ini.

Beberapa kemudahan tersebut meliputi: Area Parkir kendaraan, Mushola, Kamar mandi, toilet, Penginapan, dan Warung makan.

Daya Tarik Desa Sajuta Batu
Daya tarik wisata yang dimiliki desa sejuta watu ini sungguh banyak. Hal ini akhir kekayaan karunia geologi yang dimilki. Bahkan desa ini mempunyai Gunung watu andesit terbesar di Indonesia, yaitu gunung Parang.

Berikut coba kami kabarkan sebagian kecil dari sekian banyak daya tarik wisata yang dimiliki oleh desa sejuta watu ini.

Gunung Parang

Merupakan spot ekstrem di Desa Sajuta Batu. Ia disebut-sebut sebagai rock climbing tertinggi di Indonesia dan no 2 tertinggi di Asia . Bahkan masuk dalam daftar 10 besar tebing alam tertinggi di dunia.

Spot ini menjadi nirwana bagi para penyuka tantangan dan climber profesional.

Untuk keperluan pendakian, pengelola memasang via ferrata. Dalam bahasa Indonesia ini artinya jalur besi. Semacam anak anak tangga dari besi yang dipasangkan tertancap di watu secara vertikal. via ferrata yang dipasang di tebing watu ini benar-benar vertikal.

Mengenai via ferrata, hal itu tidak bisa ditemukan di seluruh dunia. Di seluruh dunia paling banyak di Italia dan Austria.

Gunung Bongkok

Mempunyai ketinggian “hanya” 975 mdpl, pendakian gunung bongkok tidak terkenal di alangan anak Mapala. Tidak mirip pendakian gunung-gunung di jawa tengah. Namun bukan berarti mendaki gunung bongkok di Purwakarta tidak menyenangkan. Justru di sinilah daya tarik pendakian gunung bongkok.

BACA JUGA:  Taman Suropati, Keteduhan Tropis di Tengah Gersangnya Jakarta

Sebagai gunung dengan ketinggian hanya 900-an meter, pendakian gunung bongkok lebih mendekati hiking dari pada mendaki. Sehingga cocok untuk semua kalangan, termasuk pengunjung yang tidak punya kemampuan ideal untuk mendaki gunung. Waktu pendakian gunung ini hanya sekitar 1 jam saja.

Gunung bongkok terkenal dengan kepemilikan 2 puncak. Masing-masing puncak mempunyai huruf yang berbeda. Namun keduanya sama-sama unik dan mempesona untuk dinikmati keindahan pemandangannya.

Secara keseluruhan Pendakian Gunung bongkok cocok dilakukan sebagai perjalanan wisata. Tanpa perlu menyediakan waktu khusus dan persiapan khusus layaknya pendakian gunung merapi di jawa tengah. Singkatnya, pendakian ini sesuai sebagai kegiatan wisata tamat pekan, atau pengisi hari libur pendek.

Meski ketinggian dibawah 1000, tapi pemandangan yang dihadirkan dari atas puncaknya lengkap tidak aklah dengan gunung yang lebih tinggi. Mulai dari keindahan Kota Purwakarta, Gunung Parang hingga Waduk Jatiluhur.

Goa Bolong

Berada di kaki Gunung Parang, asal seruan goa ini masih misterius. Belum ada yang tahu apakah ia terbentuk secara alami atau peninggalan sejarah peradaban manusia.

Aura mistis terasa kental begitu menginjakkan kaki di daerah itu. Mulut goa sendiri mempunyai lebar dan tinggi tiga meter. Menurut warga setempat, goa tersebut sangat dalam. Goa tersebut memilki jalur yang bercabang. Dengan kata lain, di dalam goa tidak hanya satu jalur namun banyak lubang-lubang yang juga berbentuk goa

Ada informasi mengenai gua ini kabarnya sering dijadikan tempat ritual. Warga memang menemukan banyak dupa berceceran. Bahkan juga banyak wangi-wangian yang diduga sengaja dibawa oleh orang-orang kedalam goa.

Curug Tamiyang
Curug Tamiang berlokasi tidak jauh dari Gunung Bongkok. Menuju Curug ini sebaiknya diantar oleh warga lokal, alasannya jalan yang jarang dilalui dan melalui semak-semak. Dari perkemahan gunung bongkok, jaraknya Tak lebih dari 30 menit jalan kaki.

Jalan untuk menuju ke penderasan ini agak sedikit sulit. Karena memang jarang sekali orang tiba ke penderasan ini. Tumbuhan liar dimana-mana menutupi jalan menuju lokasi. Namun bila dipandu penduduk lokal, hati bisa hening alasannya tidak akan nyasar. Mereka akan membukakan jalan untuk menuju penderasan tersebut.

Curug Tamiang memang tidak terlalu tinggi. Tapi tetap saja airnya jernih, dingin, dan selalu memikat untuk mandi di bawah pancuran air terjun. Mandi di penderasan ini terasa segar, alasannya air yang cuek dan jernih.

Bagi yang enggan untuk, bisa hanya menikmati percikan penderasan dan pemandangan sekitar.

Skylodge Tertinggi Di Dunia

Sejauh ini, hanya ada satu skylodge alias hotel gantung di dunia yang berlokasi di Peru. Hotel gantung tersebut berada pada dinding tebing dengan ketinggian sekitar 122 meter di atas permukaan tanah.
Namun kini, telah ada “hotel gantung” di sisi tebing Gunung Parang, Purwakarta. Hotel ini dengan ketinggian 400-900 meter. Ini 3 kali libat lebih tinggi daripada di Peru.

Hotel yang akan diberi nama Pajajaran Anyar itu mulai digagas semenjak tamat tahun 2014. Digagas oleh masyarakat penggiat panjat tebing sekaligus operator via ferrata.

Hotel berbentuk kapsul ini berukuran 2,5 x 6 meter – 8 meter, dengan kapasitas dua hingga lima orang. Namun, pengelola merekomendasikannya hanya hingga empat orang dewasa. Terdapat Sebelas skylodge dengan ketinggian yang berbeda-beda, mulai 400 meter.

Objek Wisata Dekat Desa Sajuta Batu
Objek wisata Desa Sajuta Batu, letaknya berdekatan dengan lokasi wisata alam Sasak Panyawangan. Kedua lokasi ini hanya berjarak 1 km. Sasak panyawangan menyuguhkan wisata alam pegunungan, mirip lintasan jembatan bagus di atas lahan pertanian, dan juga flying fox.

Bagi wisatawan dari luar daerah, dan merencanakan menginap di kota purwakarta, mengunjungi air Mancur Sri Baduga di malam hari ialah pilihan yang tepat. Air mancur indah maskot kota Purwakarta ini berjarak 22 km dari desa sajuta batu. Taman hijau yang dibangun dengan total luas tidak kurang dari 4 ha ini menunjukkan bermacam-macam acara selain air mancur.

Bagaimana dengan informasi seputar Desa Sajuta Batu yang telah kami bagikan? Semoga bisa menjadi panduan pada ketika berkunjung ke sana. Yang terpenting ialah untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian dari setiap tempat wisata alam yang dikunjungi . Semangat selalu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here