Candi Gedong Songo, Komplek 9 Candi Mataram Kuno

0
6
Gedong Songo Ayana 1024x820
Gedong Songo Ayana 1024x820

Candi Gedong Songo, Komplek 9 Candi Mataram Kuno

Nusantara yaitu nama sebuah bangsa yang berasal dari kerajaan-kerajaan yang dipersatukan oleh Patih Majapahit yaitu Patih Gajah Mada. Saat ini Nusantara telah berkembang menjadi Indonesia. Dimana, kerajaan-kerajaan tersebut nyawanya masih terasa hingga dikala ini dengan hadirnya situs-situs bersejarah yang masih terawat dengan sangat baik.

Situs bersejarah tersebut salah satunya yaitu Candi Gedong Songo yang berada di wilayah Bandungan, Semarang.

Candi ini menjadi begitu istimewa karena, mempunyai 9 kompleks candi yang berada di satu kawasan. Candi ini sangat menarik untuk dikunjungi dan juga disimak dari banyak sekali macam sisi.

Asal-Usul Candi Gedong Songo
Baiklah, saatnya kita mulai dari inovasi Candi Gedong Songo. Kawasan ini ditemukan oleh seorang berwarga kenegaraan inggris yang juga menjadi sebuah nama bunga terbesar di dunia. Dia yaitu Sir Thomas Stamford Raffles yang menemukannya pada tahun 1740. Hanya saja, dikala dia menemukan candi ini hanya berjumlah 7 buah saja.

Kemudian pada tahun 1908 V. Stein Callenfels yang melaksanakan penelitian lebih lanjut kurang lebih selama 3 tahun hingga hasilnya menemukan 2 bangunan candi. Kemudian, pada tahun 1972 – 1982 pemerintah Hindia Belanda melaksanakan pemugaran dan diteruskan oleh Pemerintah Indonesia.

Candi Gedong Songo berasal dari bahasa jawa. Gedong artinya yaitu bangunan, dan Songo yang berarti Sembilan. Jadi, nama gedong songo berarti bangunan yang berjumlah Sembilan sesuai dengan jumlah yang ditemukan.

Lalu, siapa yang pertama kali mendirikan dan membangun Candi ini? Kawasan yang berada di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian 1200mdpl ini yaitu peninggalan Wangsa Syailendra pada era ke- 9. Lebih tepatnya pada tahun 972 masehi. Candi ini lebih tepatnya dibangun pada era ke 7 oleh Raja Mataram kuno, yaitu Putera Sanjaya.

Candi ini dibangun sebagai tujuan pemujaan terhadap para dewa. Oleh alasannya itu, tak heran jika di kompleks candi terdapat beberapa patung mirip siwa mahakala, siwa mahaguru, Ganesha dan beberapa patung yang kuasa yang bisa dinikmati oleh Sobat Native.

Selain itu, masyarakat sekitar percaya jika daerah Candi Gedong Songo masih berafiliasi bersahabat dengan dongeng pewayangan antara Hanoman dan Dasamuka. Selain itu, ada juga misteri yang terselubung dibalik kemegahan candi ini yaitu perihal salah satu tempat yang dipakai sebagai Ratu Sima untuk bersemedi.

Warga pun juga percaya dengan sosok makhluk mistik berjulukan Mbah Murdo yang bisa memberikan segala hajat. Tetapi, Sobat Native harus melaksanakan pertapaan di daerah candi yang paling atas. Entah benar ataukah tidak, semua itu dipercaya dan selalu dilakukan oleh para warga.

Daya Tarik Candi Gedong Songo
Perlu diketahui oleh Sobat Native, daerah candi ini mempunyai Bio energy terbesar dan terbaik di Asia. Bahkan, Bio energy yang berada di daerah pegunungan Tibet saja kalah. Sungguh, sesuatu hal yang membanggakan dan juga mengesankan.

Satu hal lagi yang bakal menciptakan Sobat Native terkesan yaitu dengan ditemukannya sebuah emas dan juga perak di daerah candi Gedong 4. Emas-emas ini orisinil dan menjadi sebuah inovasi yang mengesankan.

Seperti halnya Candi Cetho yang berada di karanganyar, candi yang satu ini pun juga dipakai sebagai salah satu titik pendakian. Ada sebuah bumi perkemahan yang tersedia untuk para pendaki atau Sobat Native yang ingin mendirikan tenda dan menginap menikmati indahnya alam Lereng Gunung Ungaran.

Sobat Native bisa mengelilingi candi yang berjumlah 9 ini dengan track yang cukup menguras tenaga. Diantara candi yang satu dengan yang satunya mempunyai jarak sekitar 200 hingga 300 meter. Cukup melelahkan memang. Tetapi, keindahan alam Gedong Songo dan nuansa yang sejuk dan meneduhkan, bisa melelehkan rasa lelah dan merubahnya menjadi sebuah semangat yang membara.

BACA JUGA:  5 Tempat Wisata di Semarang Terbaru Paling Indah dan Menarik

Saat berjalan diantara Gedong 4 dengan Gedong 5 Sobat Native akan menemukan sebuah daerah sulfur yang baunya memang masih menyengat. Di daerah ini pula ada sebuah pemandian air hangat yang mengandung sulfur yang bisa sahabat Native manfaatkan. Hanya dengan membayar 5 ribu rupiah saja, Sobat Native bisa mencicipi kehangatannya.

Lelah berjalan? Tenang saja, ditempat ini Sobat Native bisa menyewa kuda yang memang sengaja disiapkan. Harga sewa disini mulai dari 25 ribuan. Tergantung seberapa jauh, kuda ini mengantarkan Sobat Native. Semakin jauh, harga yang akan dibayarpun semakin mahal.

Saat menyewa kuda, Sobat Native akan didampingi oleh seorang guide yang akan menjelaskan bagaimana sejarah lengkap dan keindahan dari daerah ini. Ada hal yang menarik disini yaitu pemisahan jalur antara jalur kuda dengan jalur pejalan kaki. Hanya saja, dikala turun, Sobat native akan disatukan dengan jalur kuda.

Berjalan mengelilingi daerah ini biasa dilakukan oleh para pendaki yang ingin melalukan pemanasan sebelum mendaki gunung yang mempunyai ketinggian 2050mdpl. Sungguh, daerah yang super lengkap dengan panorama yang disuguhkan yang bisa dinikmati oleh Sobat Native.

Saat ini di daerah Gedong Songo terdapat wahana wisata gres yaitu taman Ayana. Dimana Sobat Native bisa berfoto-foto. Karena, bisa dibilang daerah ini menyediakan arena spot foto yang menarik tidak dimiliki oleh taman yang lainnya. Harga tiket masuk daerah ini yaitu 20 ribu rupiah. Untuk bawah umur dikenakan biaya sebesar 10 ribu rupiah.

Ada pula spot Balon udara yang bisa dinaikki dengan membayar 50 ribu rupiah. Rasakan sensasi naik balon udara yang benar-benar menyenangkan. Taman Ayana ini memang wajib dikunjungi sehabis puas berkeliling di daerah Gedong Songo.

Rute, Lokasi Dan Harga Tiket Masuk
Candi Gedong Songo berada di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Titik Fokus menuju ke daerah ini yaitu Bandungan yang namanya sudah dikenal oleh masyarakat luas.

Dari kota Ambarawa Sobat Native akan menempuh waktu sekitar 40 menitan dengan jalanan yang berliku dan juga berkelok. Jalanan ini cukup sempit jadi wisatawan harus berhati-hati. Begitupula dengan kondisinya yang juga tidak terlalu baik.

Sobat Native bisa memakai aplikasi map yang dipunya karena, tempatnya pun yang memasuki beberapa gang sempit sehingga sulit untuk dijelaskan.

Harga tiket masuk daerah ini cukup murah hanya membayar 6000 ribu rupiah saja. Untuk warga gila harus membayar 50 ribu rupiah. Harga yang cukup murah untuk menikmati daerah yang benar-benar menakjubkan ini.

Sobat Native ingin menikmati malam bisa memanfaatkan beberapa penginapan berupa Hotel, Villa dan juga Resort dengan harga yang bisa diadaptasi dengan kemudahan yang ada. Penginapan ini tidak jauh dari daerah Candi Gedong Song, berada di wilayah objek wisata Bandungan.

Candi Gedong Songo yaitu sebuah daerah wisata yang lengkap yang bisa dijadikan sebagai salah satu jadwal liburan Sobat Native. Jangan lupa untuk membawa kamera supaya tidak kecewa dengan banyak sekali titik spot menarik yang tersedia untuk mengambil foto dan gambar. Jadi, kapan mau kesini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here