6 Tempat Wisata di Solo yang Wajib Dikunjungi

0
65
Air Terjun Grojogan Sewu Karanganyar
Air Terjun Grojogan Sewu Karanganyar

6 Tempat Wisata di Solo yang Wajib Dikunjungi

Siapa yang tidak pernah mendengar nama Solo? Kota di Jawa Tengah yang berjulukan resmi Surakarta ini memang populer di kalangan wisatawan. Tidak hanya mempunyai latar sejarah yang kental, Solo juga mempunyai bentang alam yang cantik. Tidak heran jikalau banyak terdapat tempat wisata di Solo yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, religi, hingga modern.

Nah, mau tau apa saja tempat wisata di Solo yang wajib dikunjungi? Berikut daftar rekomendasi tempat wisata di Solo yang wajib masuk daftar kunjungan ketika berlibur di sana.

1. Grojogan Sewu Tawangmangu

Salah satu tempat wisata di Solo yang paling populer dan banyak dibicarakan wisatawan ialah Grojogan Sewu Tawangmangu. Destinasi pelesiran berupa riam setinggi 80 meter ini berlokasi di sisi barat Gunung Lawu, atau sekitar 37 kilometer dari sentra Kota Solo. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah, lho.

Untuk menuju ke lokasi, wisatawan harus mendaki setidaknya 1.000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang indah, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan. Mitosnya, kalian dilarang tiba kemari dengan pasangan jikalau tidak ingin jalinan asmara kalian bubar di tengah jalan.

Saat simpulan pekan, tempat wisata ini ramai didatangi wisatawan dari dalam dan luar kota. Untuk mampu menyaksikan keindahan alam di sekitar riam Tawangmangu, pengunjung akan dikenai tiket masuk seharga kurang lebih Rp20.000 per orang.

2. Keraton Surakarta

Kalau kalian ingin berguru mengenai sejarah Solo lebih detail, berkunjunglah ke Keraton Surakarta. Bangunan ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 untuk menggantikan Keraton Kartasura yang hancur lebur balasan insiden Geger Pecinan tahun 1743 silam.

Sampai sekarang, bangunan ini masih difungsikan sebagai tempat tinggal Sri Sunan sekaligus menjadi tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di Solo. Adapun kompleks di Keraton Surakarta dibagi menjadi: Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Sasana Sumewa, Siti Hinggil Lor dan Kidul, Kemandungan Lor dan Kidul, Sri Manganti Lor dan Kidul, Kedaton, serta Kamagangan, yang masing-masing mempunyai fungsi berbeda, salah satunya digunakan sebagai museum. Di tempat wisata di Solo ini, banyak sekali koleksi peninggalan kasunanan disimpan, mirip contohnya gamelan, replika pusaka keraton, dan benda-benda lain yang merupakan bantuan dari raja-raja Eropa.

3. Taman Sriwedari

Objek wisata sejarah di Kota Solo yang selanjutnya ialah Taman Sriwedari. Tempat wisata di Solo ini merupakan kompleks pertamanan yang berlokasi di tempat Laweyan, Solo, dan sudah ada semenjak masa kepemimpinan Pakubuwana X. Selain digunakan sebagai lokasi diselenggarakannya hiburan rutin Malam Selikuran, Taman Sriwedari juga pernah digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan PON pada tahun 1948.

Di area ini terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO) yang menjadi tempat pertunjukan wayang orang. Pada bab dinding atas bab kanan dan kiri bangunan ada lukisan besar yang menceritakan epos Mahabharata bertajuk “Kresno Duto”.

BACA JUGA:  Segarnya Kebun Teh Sukawana Di Lembang

Taman Sriwedari telah menjadi sentra hiburan, seni, dan budaya masyarakat Solo dan sekitarnya. Jika berniat mampir kemari, datanglah sekitar pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam. Harga tiketnya cukup murah, hanya sekitar Rp3.000 saja per orang.

4. Museum Manusia Purba Sangiran

Letaknya memang tidak berada persis di Kota Solo. Namun, objek wisata ini menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika sedang berada di Solo. Seperti namanya, Museum Manusia Purba Sangiran merupakan sebuah museum arkeologi yang berlokasi di Desa Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah.

Objek wisata sejarah-edukasi ini letaknya tidak jauh dari situs fosil purbakala Sangiran, yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Dengan luas sekitar 56 km persegi, tempat ini tidak hanya difungsikan sebagai destinasi wisata, tapi juga sentra penelitian oleh arkeolog dari dalam dan luar negeri yang ingin mengetahui kehidupan insan pada zaman prasejarah.

Selain fosil rahang bawah Pithecanthropus erectus, di sini juga ditemukan jejak tinggalan masa lampau yang usianya 200.000 hingga 2 juta tahun.

5. Taman Balekambang

Jika Anda menyukai tempat wisata bersuasana asri dengan pepohonan hijau nan sejuk, datanglah ke Taman Balekambang yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Solo. Taman seluas 10 hektare ini dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII pada tahun 1921 silam untuk kedua putrinya, GRAy Partini dan GRAy Partinah.

Tempat wisata di Solo ini dibagi menjadi dua. Kompleks pertama ialah Partinah Bosch yang merupakan rumah dari banyak sekali tumbuhan langka, mirip kenari, beringin putih, beringin sungsang, serta apel cokelat. Sedangkan kompleks satunya berjulukan Partini Tuin (Taman Air Partini). Tempat ini berupa kolam dengan perahu-perahu hias yang mampu dinaiki wisatawan.

Setelah mengalami revitalisasi, pada tahun 2008 Taman Balekambang resmi dibuka untuk umum dan difungsikan sebagai pusat/taman seni dan budaya, taman botani, obyek wisata edukasi, serta rekreasi.

6. Tugu Lilin

Tempat wisata di Solo berikutnya yang cocok dijadikan tempat bersantai ketika sore hari ialah Tugu Lilin. Bangunan yang didirikan untuk memperingati 25 tahun kelahiran Boedi Oetomo ini bertempat di Jalan Kebangkitan Nasional, Kota Solo. Figur lilin sengaja dipilih untuk menggambarkan semangat dan usaha bangsa Indonesia yang terus menyala dalam upaya merebut kemerdekaan.

Tempat wisata di Solo ini sangat cocok dijadikan latar berfoto untuk Anda yang menyukai fotografi. Tidak hanya suasana sekitar lokasi yang sejuk dan menyegarkan mata, di sini kita juga mampu mempelajari sejarah sembari mengingat jasa-jasa usaha pada zaman dulu. Di bersahabat Tugu Lilin banyak terdapat tempat wisata masakan yang enak dan dilarang dilewatkan, salah satunya ialah Mi Ayam Pocong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here