5 Tempat Wisata di Dieng Wonosobo yang Wajib Dikunjungi

0
29
Alam Dataran Tinggi Dieng Kawah Sikidang 1
Alam Dataran Tinggi Dieng Kawah Sikidang 1

5 Tempat Wisata di Dieng Wonosobo yang Wajib Dikunjungi

Dieng yakni salah satu dataran tinggi yang mempunyai tempat wisata menarik di Jawa Tengah. Berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, kurang lebih 30 km dari kota Wonosobo. Dataran tinggi Dieng terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Menurut sejarah, dataran tinggi Dieng disebut sebagai tempat para tuhan dewi tinggal. Nama Dieng sendiri diambil dari bahasa Kawi: “di” yang artinya tempat atau gunung dan “Hyang” yang artinya dewa. Sehingga Dieng berarti daerah pegunungan tempat tuhan dewi bersemayam.

Sedangkan sejarah lain ada yang menyampaikan kalau nama Dieng berasal dari bahasa Sunda “di hyang”, alasannya yakni diperkirakan pada kurun ke-7 Masehi daerah ini berada dalam wilayah politik kerajaan Galuh.
Selain alasannya yakni keindahan tempat wisatanya, Dieng juga populer sebagai tempat yang kental akan spiritual alasannya yakni di sini terdapat candi-candi kuno bercorak Hindu dengan arsitektur yang unik.

Berada di ketinggian 2.093 mdpl, dataran tinggi Dieng Wonosobo mempunyai udara yang sejuk lengkap dengan kabut dikala matahari tidak muncul di langit. Dengan kisaran suhu 15 hingga 20 derajat Celcius, Dieng Wonosobo mempunyai beberapa tempat wisata yang sayang untuk Anda lewatkan.

1. Telaga Warna

Telaga warna yakni salah satu landmark dari wisata Dieng Wonosobo. Nama Telaga Warna diambil alasannya yakni telaga ini mempunyai warna yang berbeda-beda. Telaga Warna ini mempunyai legenda tersendiri.

Menurut legenda warga sekitar, warna yang muncul di permukaan telaga tersebut alasannya yakni zaman dahulu kala ada cincin milik aristokrat yang jatuh ke dalam telaga tersebut. Secara ilmiah, warna yang berbeda dari telaga tersebut alasannya yakni adanya pembiasan cahaya pada endapan sulfur di dasar telaga.

Dominasi warna dari telaga ini yakni hijau, biru maritim dan putih kekuningan. Jika ingin melihat keindahan warna dari telaga, Anda mampu mendaki ke puncak bukit yang mengelilingi telaga tersebut. Di daerah tepian telaga, terdapat balkon yang mampu dipakai untuk duduk bersantai menikmati keindahan telaga ini.

2. Bukit Sikunir

Ingin melihat sunrise? Anda mampu tiba ke Bukit Sikunir. Bukit ini yakni bukit yang populer di kalangan wisatawan sebagai tempat berburu sunrise. Bukit Sikunir terletak di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Jawa Tengah.

Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.200 mdpl. Dinamakan bukit Sikunir alasannya yakni bukit ini banyak menciptakan wisatawan ketagihan berburu sunrise. Warna sinar matahari yang kekuningan mirip kunir menciptakan masyarakat setempat menamainya sikunir. Kunir yakni bahasa Jawa dari kunyit.

3. Sumur Jalatunda

Sumur Jalatunda berlokasi di Desa Pekasiran, Kecamatan Bantur, Kabupaten Banjarnegara, kurang lebih sekitar 12 km di sebelah barat lokasi utama wisata Dieng.

BACA JUGA:  7 Tempat Wisata di Padang Untuk Keluarga

Sumur Jalatunda ini dulunya yakni sebuah ceruk rekahan kawah yang lalu digenangi oleh air dengan diameter 90 meter dan kedalaman lebih dari 200 meter. Karena air yang menggenang ini ceruk tersebut tampak mirip sumur.

Mencapai Sumur Jalatunda ini, Anda harus menyiapkan fisik untuk menaikai 257 anak tangga. Pada anak tangga terakhir, Anda akan menemukan tumpukan kerikil beralaskan karung beras, Menurut mitos masyarakat setempat, barang siapa yang mampu melempar kerikil dari seberang sumur ke seberang yang berlawanan, maka harapannya mampu terkabul.

Oleh alasannya yakni itu, ketika Anda mengunjungi sumur ini, Anda akan menemukan para penjual kerikil kerikil. Harga yang dipatok untuk kerikil kerikil tersebut sebesar 500 rupiah. Banyak wisatawan yang mencoba peruntungannya dengan melempar kerikil kerikil ini.

4. Kawah di Dieng

Dataran tinggi Dieng Wonosobo mempunyai beberapa kawah yang indah, yaitu Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, dan Kawah Sileri yang masih aktif.

Kawah Sikidang yakni salah satu kawah yang dijadikan andalan tempat wisata di Dieng dan berlokasi di wilayah Dieng timur. Pemandangan di sekitar kawah ini sangat indah, perpaduan hamparan bukit hijau dan tanah kapur di sekitar tanah kawah.

Diberi nama Sikidang alasannya yakni bak magma di kawah ini sering berpindah-pindah mirip Kidang (bahasa Jawa untuk binatang Kijang). Gejolak magma di kawah ini juga cukup tinggi, antara setengah hingga satu meter.

Kawah Sileri merupakan salah satu kawah terbesar di dataran tinggi Dieng dengan luas sekitar 4 hektar. Anda mampu mencapai kawah ini dengan perjalanan sejauh 7 km dari tempat wisata utama Dieng.

Kawah Sileri masih masih mengeluarkan asap putih. Diberi nama Sileri alasannya yakni warna air kawah ini putih dan aromanya mirip air bekas mencuci beras (dalam bahasa Jawa disebut leri).

Sedangkan Kawah Candradimuka yakni kawah yang populer di dalam dongeng legenda pewayangan. Dalam legenda diceritakan, kawah ini yakni tempat di mana Gatotkaca dijedi (dimandikan dalam bahasa Jawa) sehingga mempunyai kesaktian yang luar biasa. Letak kawah ini kurang lebih 6 km dari sentra wisata Dieng.

5. Candi Dieng

Candi yakni sebuah simbol kepariwisataan di Dieng. Candi jugalah yang menciptakan Dieng menjadi tempat yang sakral. Di sini terdapat banyak Candi Hindu yang tersebar di banyak sekali lokasi.

Candi-candi yang terdapat di Dieng diberi nama sesuai dengan tokoh Mahabarata. Ada Candi Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan lain-lain. Model bangunan candi di sini mengikuti bentuk candi di India dengan ciri khas arca dan relief yang menghiasi bangunan candi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here